Pemkab Jayapura Fokus Pemetaan Kewilayahan

Bupati-Jayapura.jpg

*Sekaligus Kejelasan Kepemilikan Hak Ulayat Atas Tanah dan Laut yang Sangat Dibutuhkan Dalam Pengembangan Pembangunan

SENTANI   (Sentani News –  Kepemilikan hak ulayat atas tanah dan laut sangat dibutuhkan dalam pengembangan pembangunan bagi masyarakat di kampung-kampung yang berada di seluruh wilayah Pemerintahan Kabupaten Jayapura, baik itu di Wilayah Pembangunan (WP) I, II, III dan IV.

Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, S.E, M.Si menegaskan, pihakanya akan fokus terhadap pemetaan kewilayahan, sekaligus mendapatkan kejelasan hak ulayat atas tanah dan laut milik masyarakat.

“Kita ingin membangun dari pinggiran sesuai arahan pak Presiden. Tetapi, kendala kita selalu di masalah hak ulayat atas tanah dan laut. Untuk itu, dibutuhkan kejelasan kepemilikan hak ulayat berdasarkan kewilayahan guna pengembangan pembangunan,” ujar Bupati Mathius dalam arahannya pada acara tatap muka bersama masyarakat di Aula Lantai II Kantor Bupati Jayapura, Gunung Merah, Sentani, Kabupaten Jayapura, belum lama ini.

Penegasan Bupati Mathius tersebut untuk menanggapi persoalan kepemilikan hak ulayat tersebut. Apalagi Pemerintah Kabupaten Jayapura sejak dulu telah membagi wilayahnya menjadi empat bagian wilayah pembangunan. Pembagian itu dilakukan semata-mata hanya untuk mempermudah sekaligus untuk pemerataan pengembangan bagi masyarakat.

Walaupun telah terbagi dalam empat wilayah pembangunan, namum hingga saat ini Pemerintah Kabupaten Jayapura masih menemui kendala dalam mengembangkan pembangunan. Hal tersebut di karenakan belum adanya kejelaskan terhadap hak ulayat kepemilikan tanah dan laut.

Untuk itu, dirinya mengharapkan dukungan dari semua komponen masyarakat Kabupaten Jayapura, terutama masyarakat adat pemilik hak ulayat di setiap kampung dan distrik di empat wilayah pembangunan (WP), untuk bekerjasama dengan pemerintah mengatasi persoalan hak ulayat tersebut.

Lanjut Bupati Mathius, agar pembangunan yang berpihak kepada masyarkat dapat di kerjakan oleh Pemerintah Kabupaten Jayapura. Banyak pembangunan yang harusnya di nikmati masyarakat, namun terkadang di alihkan atau di batalkan akibat tersandung masalah hak ulayat.

“Sebagaimana yang kita ketahui bersama, bahwa semua tanah dan laut di Wilayah Kabupaten Jayapura ada hak kepemilikannya. Masyarakat adatlah pemilkinya. Sebab itu, perlu adanya dukungan semua pihak, terutama masyarakat adat untuk penentuan kepemilikan hak ulayat atas tanah-tanah dan laut di daerah ini,” tukasnya. [mi/pri]

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s