Ditunjuk Plt Kepala Bappeda, Ini yang Akan Dilakukan Parson Horota

7bcdc373-5aa9-4e37-ac46-b069c4a9e87b (2)

“Walaupun ibu Hanna (Kepala Bappeda) sudah dilantik sebagai Sekda atau sudah tidak di Bappeda lagi. Tetapi, kami tetap akan menindaklanjutinya seperti siklus yang sudah ada yakni, di Januari lalu telah melakukan kegiatan Musrenbang Kampung, di Februari ini dengan kegiatan Musrenbang Distrik dan nanti di bulan Maret itu baik dengan kegiatan Musrenbang Kabupaten, provinsi dan nasional. Sedangkan RKPD, KUA-PPAS dan yang lain siklusnya seperti biasa,”

 

SENTANI, Sentani News  – Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, S.E., M.Si., menunjuk Sekretaris Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Jayapura, Parson Horota, S.Sos., M.Si., sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Jayapura menggantikan Hanna (Kepala Bappeda) yang sudah dilantik sebagai Sekda Kabupaten Jayapura.

Jabatan itu diberikan kepada Parson Horota, S.Sos., M.Si., berdasarkan Surat Keputusan (SK) yang diterimnya untuk menggantikan posisi Dra. Hanna Hikoyabi, S.Pd., M.KP., sebagai Kepala Bappeda sebelumnya, yang kini sudah dilantik menjadi Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Jayapura.

Seremoni pelantikan itu dilangsungkan di Aula Lantai III Kantor Bupati Jayapura, Gunung Merah, Sentani, Kabupaten Jayapura, Senin (11/2/2019) lalu.

“Jadi setelah ibu Hanna ke Sekda, berarti kan saya melanjutkan pekerjaan di Bappeda sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bappeda untuk isi kekosongan jabatan hingga ada definitif jabatan Kepala Bappeda Kabupaten Jayapura,” kata Parson Horota, S.Sos., M.Si., ketika ditemui wartawan diruang kerjanya, Kamis (21/2/2019) kemarin siang.

Dikonfirmasi usai ditunjuk sebagai Pelaksana Tugas (Pl)t Kepala Bappeda Kabupaten Jayapura sejak 11 hari lalu, Parson Horota mengatakan, akan menindaklanjuti program-program kerja yang telah dilakukan pihaknya bersama pejabat Kepala Bappeda Kabupaten Jayapura sebelumnya. Mantan Kepala Bidang (Kabid) Fispra pada Bappeda Kabupaten Jayapura itu mengatakan, akan langsung tindaklanjuti program kerja yang telah ditinggalkan oleh pejabat sebelumnya untuk diselesaikan.

“Setelah saya ditunjuk sebagai Plt Kepala Bappeda, pertama saya akan menindaklanjuti hal-hal yang telah kami lakukan bersama dengan ibu Sekda dan juga hal-hal yang ibu Sekda tinggalkan yang harus kami selesaikan. Nah, hal itu kami tindaklanjuti hingga selesaikan, kemudian kami tetap melakukan koordinasi dengan ibu Sekda,” kata Parson.

Parson bahkan mengatakan untuk langkah kedua yang akan dilakukannya, ia tetap melakukan mekanisme perencanaan yang telah ditetapkan.

“Yang kedua adalah mekanisme perencanaan di Bappeda itu mekanismenya sudah jelas. Jadi kami tidak bisa lari dari (mekanisme) itu,” ujar Parson.

“Walaupun ibu Hanna (Kepala Bappeda) sudah dilantik sebagai Sekda atau sudah tidak di Bappeda lagi. Tetapi, kami tetap akan menindaklanjutinya seperti siklus yang sudah ada yakni, di Januari lalu telah melakukan kegiatan Musrenbang Kampung, di Februari ini dengan kegiatan Musrenbang Distrik dan nanti di bulan Maret itu baik dengan kegiatan Musrenbang Kabupaten, provinsi dan nasional. Sedangkan RKPD, KUA-PPAS dan yang lain siklusnya seperti biasa,” sambungnya.

Ia juga menyebut untuk aplikasi-aplikasi yang ada di Bappeda, sudah dibangun, serta pihaknya tidak bisa menghindarinya dan tetap harus dilakukan. Parson juga menyebut jika aplikasi-aplikasi yang telah dibuat itu harus tetap ditindaklanjutinya.

“Karena itu, memang merupakan arahan dari rencana aksi KPK untuk kita sinkronkan semua perencanaan di kabupaten ini. Baik itu, mulai dari perencanaannya, penganggarannya hingga pengawasannya, sehingga semua aplikasi yang telah kita bangun (buat) itu harus kita lanjutkan,” sebutnya.

“Apalagi saya bersama dengan ibu Sekda Hanna (Kepala Bappeda sebelumnya) telah berkomitmen, bahwa hal itu harus kita tindaklanjuti terus sebagai tools untuk kita mempermudah semua proses perencanaan di kabupaten ini. Jadi aplikasi kita disini ada SIPPD dan SICKAT,” lanjut pria yang pernah bertugas di BKKBN Sulawesi Tenggara dari tahun 1996 hingga tahun 2000.

Parson juga mengharapkan, kedepannya seluruh staff dan pegawai Bappeda Kabupaten Jayapura dapat menjaga kekompakan saat menjalankan organisasi pekerjaan dan juga menjaga irama kerja, sehingga capaian-capaian kinerja yang diharapkan oleh pemerintah daerah pada Bappeda ini bisa tetap tercapai.

“Karena kalau saya sendiri, tidak mungkin bisa selesaikan barang besar di organisasi Bappeda ini. Sehingga saya harus bisa merangkul semua dan segala perbedaan-perbedaan harus ditinggalkan untuk kita bisa bersatu padu dan dapat bekerjasama, guna mencapai misi daripada pemerintah daerah maupun misi organisasi Bappeda tersebut,” tukas ayah dari tiga orang anak ini mengakhiri wawancaranya. [mi/Pri]

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s