Finalis Puteri Indonesia 2019 Perwakilan Papua Suarakan Stop Diskriminasi Odha

WhatsApp-Image-2019-02-21-at-13-324x160

“Saya sudah siap maju sebagai finalis Puteri Indonesia 2019 perwakilan Papua, karena ini merupakan impian besar saya,” ucap Elsa saat meet and great di The Resistance Cafe, pada Rabu (20/2/2019).

 

JAYAPURA, Sentani News  – Elsa Irwanti Elisabeth Kaize yang juga berprofesi sebagai pramugari Garuda Indonesia siap maju mewakili Papua dalam ajang bergengsi tingkat nasional yakni Puteri Indonesia 2019.

“Saya sudah siap maju sebagai finalis Puteri Indonesia 2019 perwakilan Papua, karena ini merupakan impian besar saya,” ucap Elsa saat meet and great di The Resistance Cafe, pada Rabu (20/2/2019).

Gadis berusia 25 tahun tersebut mengungkapkan sejak dahulu sudah sering mengikuti beberapa event serupa pada saat masih menduduki bangku SMA.

“Ada beberapa event yang telah saya ikuti, prestasi yang saya dapat menjadi The Best Catwal dalam pemilihan Miss Saga 2007, Duta Karang Puteri Provinsi Papua pada tahun 2008 serta Runner Up II pada pemilihan Puteri Indonesia Daerah Papua tahun 2011,”ungkapnya.

Elsa yang juga berprofesi sebagai pramugari Garuda Indonesia ini mengaku ingin menantang diri untuk mengikuti event yang lebih bergengsi menjadi Puteri Indonesia daerah Papua 2019 dengan visi mengikuti Puteri Indonesia 2019 yaitu agar perempuan Papua tidak dianggap remeh oleh masyarakat diluar sana. “Saya mau buktikan bahwa perempuan Papua bisa,”katanya.

Dalam ajang tersebut, Elsa akan mengupas materi mengenai deskriminasi odha. Ia menyebutkan, materi tersebut dipilih karena Kota Jayapura termasuk 5 kota dengan angka HIV/AIDS tertinggi. “Selain angkanya cukup tinggi, tindak deskriminasi terhadap Odha juga banyak sekali,”imbuhnya.

Dengan berdirinya Elsa diatas panggung pemilihan Puteri Indonesia 2019 ini bisa memberikan pengaruh positif serta menginspirasi wanita Indonesia terutama Papua. Kendti demikian, ia mengajak masyarakat untuk selalu mendukung dan memberi semangat kepada Odha.

“Lewat aksi kita memberikan reaksi, aksi yang saya maksud adalah memberi semangat dan tidak menjauhi mereka sehingga mereka punya semangat untuk terus bertahan dan berjuang melawan sakit yang sedang mereka derita,”jelasnya.

Ia juga menhimbau masyarakat terutama generasi milenial agar sama-sama menyuarakan #StopDiskriminasiOdha. “Mari kita sama-sama menyuarakan stop diskriminasi odha, dimulai dari kita serta suarakan di sosial media serta dilingkungan sekitar,”himbaunya. [ayu/Pri]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s