Hanya 3 Kabupaten/Kota Di Papua Yang Menggunakan UNBK Berbasis Online

7f7e03f8-bbb8-46be-9492-12f55fb6e434

“Ada beberapa kabupaten yakni Puncak Jaya, Yahukimo, Tolikara, Mamberamo Tengah, Yalimo, Puncak, Intan Jaya, Nduga,”

JAYAPURA (Sentani News) – Menjelang Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) berbasis Online untuk tingkat SMP dan SMA/SMK di Provinsi Papua,, Kamis (28/2/2019) Komisi V DPRP berkoordinasi bersama Dinas Pendidikan Provinsi Papua.

Ketua Komisi V, Jack Komboy mengatakan dalam menjalani UNBK nanti ada tiga cara yang digunakan yakni online, offline dan manual. Namun, baru 3 kabupaten/kota yang akan berbasis online.

“Tiga kabupaten/kota yang sudah 100% mengunakan UNBK sistem online,yakni Kabupaten Supiori, Kabupaten Waropen dan Kota Jayapura,”katanya seusai pertemuan dengan Dinas Pendidikan Provinsi Papua.

Ia juga mengungkapkan , ada beberapa Kabupaten yang ternyata belum pernah melakukan UNBK berbasis online. “Ada beberapa kabupaten yakni Puncak Jaya, Yahukimo, Tolikara, Mamberamo Tengah, Yalimo, Puncak, Intan Jaya, Nduga,”ungkapnya.

 

Dirinya berharap agar kabupaten-kabupaten tersebut segera membenahi serta menyiapkan segala fasilitas yang menghambat pelaksanaan UNBK berbasis online tersebut. “Komputer, jaringan internet serta pihak PLN agar listrik selalu menyala pada saat ujian berlangsung, itu semua butuh kepekaan dari pemerintah daerah setempat,”harapnya.

 

Ia menambahkan, sistem online paling aman dan otomatis akurat. “Secara otomatis begitu memasukan jawaban dari pertanyaan, langsung nilai keluar,”tambahnya.

 

Tak kalah dengan online, sistem offline juga masih tergolong aman karena jawaban dari pertanyaan akan tersimpan lalu menunggu ada jaringan lalu dikirim ke Jakarta.

 

Namun ujian dengan sistem manual menurut Jack tidaklah aman dan harus ditiadakan. “Siapa yang bisa jamin keamanannya? Jaman semakin canggih akan teknologi terkini, kita juga harus cari cara agar semua bisa berbasis online,”ujarnya.

 

Bagi Jack hal tersebut sepatutnya menjad sorotan bagi kepala daerah yang ada di Papua agar mutu pendidikan lebih meningkat. “Tidak ada alasan karena jaringan, listrik dan komputer yang menjadi kendala dalam pelaksanaan UNBK, pemerintah seharusnya bisa menyiapkan komputer agar pada ujian nanti tidak perlu digunakan secara berganti-gantian,”pungkasnya.[ayu/pri]

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s