Pelajar Nduga akan bersekolah ditempat yang layak

Nduga pelajar

Para pelajar asal Nduga yang sedang bersekolah  ditenda-tenda darurat halaman Gereja Weneroma, Kampung Elekma, Kabupaten Jayawijaya, Papua (Istimewa).

Jayawijaya (Sentaninews) – Sekda Kabupaten Nduga, Papua, Nemia Gwijangge mengatakan para pelajar asal daerah tersebut yang sementara ini mengungsi di Kabupaten Jayawijaya akan bersekolah ditempat yang layak.

“Hal ini telah dikoordinasikan dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayawijaya, hanya saja para tim relawan merasa keberatan jika anak-anak tersebut dipindahkan dari sekolah darurat ke gedung sekolah yang layak dan tepat,” katanya di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Jumat (16/3).

Para pelajar asal Nduga akan belajar di gedung sekolah terdekat dimana mereka mengungsi di Kabupaten Jayawijaya, hanya saja kata Nemia, dalam pertemuan dengan para relawan dan pemangku kepentingan terkesan tidak ada titik temu.

Dimana tim relawan tidak merespon dengan baik kebijakan yang telah diambil sehingga secara langsung sudah menjatuhkan wibawa Pemerintah Kabupaten Nduga.

Nemia menduga, tim relawan telah mempengaruhi para pelajar tersebut dan guru-guru asal Nduga untuk melakukan perlawan terhadap kebijakan yang telah dibuat.

“Saya menduga ini ada sesuatu, tim relawan secara tidak langsung telah menyandera para pelajar dan pengajar yang berada di sekolah darurat sehingga mereka tidak bisa berbuat apa-apa, karena ada tekanan dan bisa saja intimidasi,” katanya.

Keinginan Pemrintah Kabupaten (Pemkab) Nduga agar sekolah darurat segera dipindahkan ke sekolah yang layak dengan meminjam pakai sarana dan prasarana yang sudah disiapkan oleh Pemkab Jayawijaya, namun ada penolakan dari tim relawan dengan berbagai alasan yang tidak logis.

“Hal lain yang saya lihat secara psikologi para pelajar tidak ada unsur trauma apalagi katakutan dengan aparat TNI dan Polri. Sebaliknya para pelajar ketakutan dengan tim relawan yang menakut-nakuti mereka,” katanya.

Mengenai kabar bahwa para pelajar kelaparan, Nemia membantah hal itu. Karena Pemkab Nduga sudah mendukung berupa bahan makanan dan obat-obatan yang disalurkan secara langsung kepada para pelajar.

“Ini patut dipertanyakan? Ada apa isu seperti ini dibuat. Yang pastinya, Pemkab Nduga secara tegas akan mengembalikan para guru untuk kembali mengajar di tempat tugasnya masing dan anak-anak yang ujian juga akan diperhatikan,” katanya.

Informasi yang didapatkan, kurang lebih 600 pelajar asal Nduga mulai dari tingkat SD hingga SMA/SMK telah mengungsi bersama orang tuanya ke Kabupaten Jayawijaya.

200 diantaranya adalah pelajar yang akan ikuti ujian nasional pada tahun ini. Mereka sementara ini bersekolah di tenda-tenda darurat halaman Gereja Weneroma, Kampung Elekma, Kabupaten Jayawijaya untuk menuntut ilmu. (Man)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s