Ada Penderita Polio Di Sentani, Pemkab Gencar Lakukan Pemberian Vaksin.

“Penyuluhan seperti Ini menurut saya bagus sekali sebagai ibu dan orang tua kami jadi tahu, dan para ibu yang sibuk bisa dibantu dengan vaksinasi massal tidak perlu lagi ke posyandu atau puskesmas karena kesibukan yang padat”,

Sentani (Sentani News) – Telah ditemukan kasus penderita Polio di kabupaten jayapura khususnya di sentani, Pemerintah Kabupaten Jayapura gencar melakukan upaya pencegahan dan  penularan virus Polio dengan memberikan penyuluhan kepada masyarakat tentang manfaat dan pemberian imunisasi sedini mungkin semasa kanak-kanak.

Petugas puskesmas sentani dalam pemberian vaksinasi massal untuk anak usia di bawah 5 tahun, membangun kerjasama dengan pihak sekolah Taman Kanak-Kanak (TK), Pada hari jumat di halaman masjid Al’aqsha (29/03/2019). petugas kesehatan melakukan penyuluhan dan pemberian vaksin Polio kepada puluhan murid TK Aisyiyah ypkp sentani.

Petugas kesehatan dari puskesmas sentani Esti Maria saat memberikan penyuluhan mengutarakan bahwa vaksinasi polio sangat perlu diberikan kepada anak sebagai langkah pencegahan karena penyakit polio tidak ada obatnya, sebab anak yang sudah terserang polio akan mengalami cacat dan kelumpuhan seumur hidup.

“Supaya tidak tertular polio hanya bisa dicegah dengan imunisasi, apabila ada anak yang terkena polio pasti akan mengalami cacat secara permanen dan tidak bisa disembuhkan”, esti menerangkan.

Esti menambahkan pemberian vaksin akan dilakukan dua kali dengan memberikan dua tetes vaksin di bulan maret selanjutnya dua tetes di bulan april, jadi setiap anak akan mendapat empat tetes vaksin polio.Vaksin polio yang diberikan ada dua jenis vaksin polio yaitu :vaksin polio oral (OPV) dan vaksin polio yang dinonaktifkan/dimatikan (IPV).

Di tempat yang sama salah satu orang tua murid Monika Pangesti Wijayanti sangat menyambut baik program pemerintah dalam mencegah penyebaran penyakit polio, sebagai orang tua jadi faham polio hanya bisa dicegah lewat vaksinasi, apalagi penyakit polio ini adalah virus saat menyerang tubuh gejala awalnya hanya panas.

“Penyuluhan seperti Ini menurut saya bagus sekali sebagai ibu dan orang tua kami jadi tahu, dan para ibu yang sibuk bisa dibantu dengan vaksinasi massal tidak perlu lagi ke posyandu atau puskesmas karena kesibukan yang padat”,ungkap monika.

Monika menambahkan pemberian vaksin secara kolektif melibatkan pihak sekolah cukup efisien, karena melalui sekolah anak anak yang berasal dari tempat tinggal yang berbeda berkumpul menjadi satu dengan begitu penyebarannya bisa dicegah.

Sekedar diketahui Polio atau poliomyelitis adalah penyakit paralisis atau lumpuh yang disebabkan oleh virus poliovirus (PV) .Virus polio terdiri dari tiga strain yaitu Strain 1 (brunhilde),Strain 2 (lanzig),Strain 3 (leon).Gejalanya respons pertama terhadap infeksi virus polio biasanya bersifat infeksi asimptomatik, yaitu tidak menunjukkan gejala sakit apapun .Inveksi virus polio tidak menimbulkan gejala serius. (Fuad/Pri)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s