MRP Keluarkan Maklumat,Untuk Lindungi Eksistensi Orang Asli Papua

“Maklumat ini perlu diperhatikan oleh seluruh masyarakat yang tinggal di papua, karena maklumat ini bukan hanya untuk kabupaten jayapura saja, kami 50 anggota  MRP telah menyerahkan maklumat ini ke Provinsi Papua dan keseluruh kabupaten kota”, terang Dorince kepada wartawan seusai kegiatan sosialisasi penyelamatan ”

Sentani (Sentani News)- Majelis Rakyat Papua (MRP), melalui maklumatnya menyerukan kepada Pemerintah Provinsi Papua,Kota Jayapura dan Kabupaten Jayapura untuk menindak tegas setiap kegiatan / perbuatan yang merusak kawasan pada kawasan cagar alam gunung cycloop sesuai peraturan dan perundang-undangan.

MRP sebagai lembaga representasi kultural yang berfungsi melindungi hak orang asli Papua, mengeluarkan maklumat kepada pemerintah Kabupaten Jayapura karena menganggap eksistensi orang asli Papua dan tanah Papua mulai terancam keberadaannya. dengan ini menyerukan kepada seluruh penduduk/warga masyarakat yang mendiami kawasan pegunungan cycloop untuk bertanggung jawab melindungi lingkungan dan ekosistem di kawasan pegunungan cycloop.

Dorince Mahue Ketua Pokja Perempuan MRP mengatakan maklumat yang dikeluarkan dan disepakati bersama merupakan seruan yang perlu diperhatikan, dasar dikeluarkan maklumat  karena MRP melihat hak-hak dasar orang asli papua banyak diperkosa oleh pihak-pihak luar yang tidak memberikan dampak ekonomi yang cukup bagi masyarakat asli Papua.

“Maklumat ini perlu diperhatikan oleh seluruh masyarakat yang tinggal di papua, karena maklumat ini bukan hanya untuk kabupaten jayapura saja, kami 50 anggota  MRP telah menyerahkan maklumat ini ke Provinsi Papua dan keseluruh kabupaten kota”, terang Dorince kepada wartawan seusai kegiatan sosialisasi penyelamatan “Tanah dan Manusia Papua”,dan penyerahan maklumat ke Pemerintah Kabupaten Jayapura, Jumat (29/03/2019), bertempat di Hotel Horex sentani.

Sementara itu pada waktu yang sama Bupati Jayapura Mathius Awoitauw,S.E,M.Si,. Mengatakan semangat seruan MRP tentang penyelamatan “Tanah dan Manusia Papua” perlu mendapat apresiasi karena setelah terjadinya bencana banjir bandang, semua pihak harus bangun komitmen bersama dan konsisten tidak mementingkan kepentingan pribadi.

“Kalau pemerintah kabupaten jayapura  sebelumnya dua tahun lalu sudah mengambil tindakan tegas dalam hal pengawasan, maklumat yang dikeluarkan MRP seharusnya punya regulasi yang di dalamnya mesti terdapat pojka agama,adat dan perempuan, termasuk harus lebih tajam mengawasi penjualan tanah “, Puskas Bupati. (Fuad/Pri)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s