Terasa Istimewa, Bupati Hadiri Dharma Santih Nyepi

Sentani (Sentani News)- Dharma Santih Nyepi yang merupakan puncak rangkaian perayaan Nyepi tahun Saka 1941, terasa berbeda dan terasa istimewa karena dihadiri oleh Bupati Jayapura Mathius Awoitauw,SE,M.Si,. dan pengurus FKUB, unsur Forkopimda, perwakilan serta para tokoh agama,apalagi Pemerintah Kabupaten Jayapura sangat mengapresiasi bentuk dukungan dan perhatian umat hindu terhadap korban bencana banjir bandang.

Acara sakral tersebut yang dilaksanakan oleh Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) kabupaten jayapura di pusatkan di Hotel Grand Alison Sentani,sabtu (6/4/2019), dengan tema melalui catur warga kita sukseskan pemilu 2019.

Bupati Jayapura Mathius Awoitauw,SE,M.Si., kepada wartawan mengatakan pada perayaan Dharma Santih dan Tali Kasih Umat Hindu sudah mengambil peran penting bersama pemerintah dan agama yang lain bergandeng tangan merapatkan barisan dalam ikut serta memberikan perhatian terhadap bencana yang melanda dan khususnya bagi korban terkena dampak bencana sebagai duka bersama, dengan memberikan suport upaya menciptakan kemajuan, kebersamaan dan kerukunan di kabupaten Jayapura sebagai zona integritas kerukunan antar umat beragama.

“Semua pemeluk agama punya hak sama dalam beribadat juga menyelenggarakan dan merayakan acara keagamaan sesuai kepercayaannya masing-masing, kami pemerintah ucapkan terima kasih banyak kepada umat hindu di kabupaten jayapura “, lanjut Bupati menyampaikan.

Di tempat yang sama, Ketua Panitia Penyelenggara kegiatan Didik Widya Putra mengatakan umat Hindu di kabupaten jayapura, kota jayapura, keerom bersama-sama melakukan Dharma Santih dan paling meriah dari tahun-tahun sebelumnya, berkat dukungan dan izin dari Bupati Jayapura dalam memberikan perhatian kepada umat hindu di kabupaten jayapura.

“Kita sebagai umat hindu sangat berterima kasih kepada bapak bupati yang sangat luar biasa memberikan dukungan dan perhatian sehingga bisa menggelar acara semeriah ini dan kita juga sekaligus telah menyalurkan tali kasih kepada 15 orang korban banjir berupa uang santunan satu juta rupiah per orang”, ungkapnya.

Lanjut Didik melalui momentum ini umat hindu di tengah-tengah masyarakat hendaknya dapat menjadi contoh dan teladan sehingga mampu menjadi pemimpin yang punya kualitas mutu baik terhadap bawahannya, ibaratnya harus menjadi emas diantara bebatuan.

“Dengan tema melalui catur warga kita sukseskan pemilu 2019 ini wujud nyata umat hindu dengan mengundang perwakilan dari semua pemeluk agama sebagai bentuk keberagaman kita yang sudah terjalin dengan baik, apalagi kabupaten jayapura adalah zona integritas kerukunan antar umat beragama”,pungkasnya.(fuad/pri)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s