Wagub Papua Barat Berikan Bantuan Ke Warga Jemaat Gereja GKI Reveil

Sentani (Sentani News)- Sudah dua pekan lebih banjir bandang menerjang kabupaten jayapura sabtu 16 Maret 2019 ,tetapi bantuan bencana korban tidak hentinya berdatangan sebagai bentuk respon yang ditunjukkan oleh semua pihak, sebagai bentuk duka bagi warga yang tertimpa musibah banjir bandang.

Tidak terkecuali, Bagi Ikatan Alumni Fakultas Hukum Universitas Cendrawasih (UNCEN) Papua Barat yang bersatu padu membantu pemerintah dengan memberikan bantuan dan menyalurkan bantuan secara langsung ke masyarakat yang menjadi korban bencana banjir bandang.

Ketua ikatan alumni Fakultas Hukum Universitas Cendrawasih (UNCEN) Papua Barat Mohamad Lakotani, S.H., M.Si. yang juga sebagai Wakil Gubernur Papua Barat sebagai bentuk perhatiannya langsung terjun ke lapangan untuk memastikan pendistribusian bantuan sampai dan tepat sasaran ke masyarakat yang menjadi korban bencana, seperti bantuan yang langsung disalurkan ke pos penampungan bantuan di Gereja GKI Reveil Kemiri sentani, sabtu (6/4/2019).

Bantuan berupa makanan, baju layak pakai, dan alat tidur diberikan sebagai upaya pemenuhan
Kebutuhan pokok sehari-hari yang harus dapat dipenuhi, karena pemenuhan kebutuhan pokok tersebut penting dan membawa dampak baik supaya menghindari dampak negatif seperti perkelahian, kerusuhan, perampasan, penjarahan, bahkan kematian.

Dekan Fakultas Hukum, Dr. Hendrik Krisifu, SH. yang juga salah satu alumni Fakultas Hukum UNCEN seusai penyerahan bantuan secara simbolis kepada wartawan mengatakan, penyerahkan bantuan secara langsung kepada warga masyarakat yang tekena musibah banjir bandang sentani adalah bentuk rasa kemanusiaan dari semua alumni fakultas Hukum UNCEN yang ada di Provinsi Papua Barat.

“Dengan harapan bantuan dapat di salurkan dan bermanfaat bagi masyarakat terkena dampak, kita langsung saja ke titik penampungan agar tidak menumpuk barang di posko induk dan juga bisa bantu relawan yang tenaganya terbatas”,imbuh Hendrik.

Sementara itu, Wakil Ketua Majelis Jemaat Gereja GKI Reveil Kemiri sentani, Yosep Monim menyampaikan rasa terima kasih kepada alumni fakultas Hukum UNCEN atas bantuan kepada warga masyarakat kemiri yang sebagian besar adalah warga Gereja GKI Reveil Kemiri, karena banyak warga gereja yang terkena dampak tersebut secara langsung.

“Warga masyarakat kampung kemiri saat ini di tampung di tempat pengungsian SKB sentani, ada juga yang tinggal dirumah-rumah keluarga”,terangnya.

Lanjut Yosep menerangkan setelah banjir bandang terjadi ,data dari warga jemaat Gereja GKI Reveil Kemiri sentani terdapat 32 orang meninggal dan yang telah dimakamkan 26 korban jiwa, masih tersisa 6 korban jiwa yang dinyatakan hilang dan masih belum ditemukan.

“Ini adalah data untuk warga jemaat GKI Reveil saja bukan warga kampung kemiri, selain itu ada 27 rumah yang hilang diterjang banjir, 38 rumah rusak berat dan 18 rumah rusak ringan semuanya adalah warga jemaat gereja kita”, pungkasnya.

Satelah usai melakukan penyerahan bantuan ke Jemaat Gereja GKI Reveil Kemiri sentani, selanjutnya ikatan alumni UNCEN bergerak ke titik lokasi terdampak lainnya yaitu doyo baru untuk menyerahkan bantuan ke Masjid Al Ikhlas bambar doyo baru, Masjid Al Ikhlas adalah salah satu tempat ibadah umat muslim di doyo baru , yang mana pada hari bencana juga ikut terkena dampak.

Sekedar diketahui ikatan alumni Fakultas Hukum Universitas Cendrawasih (UNCEN)
sebelumnya juga telah menyalurkan bantuan yang secara langsung disalurkan ke kampung-kampung di pesisir danau sentani yang hingga saat ini masih banyak rumah belum bisa ditempati faktor masih terendam air danau.(Fuad/pri)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s