Pasca Bencana, Diperkirakan Banyak Warga Golput Pada Pemilu 2019

Sentani (Sentani News)- Kondisi kota sentani yang beberapa wilayahnya terkena dampak bencana banjir bandang sehingga merusak daerah tersebut, diperkirakan akan banyak warga tidak akan memilih atau Golput pada Pemilihan Umum (Pemilu) Presiden dan Pemilihan Anggota Legislatif Tahun 2019 mendatang, akan sangat mungkin bisa terjadi.

Nazarudin Sililuling Kordiv Hukum dan Penindakan Bawaslu Kabupaten Jayapura
mengatakan kurangnya sosialisasi dari penyelenggara pemilu KPU akan menaikkan angka Golput apalagi kondisi sentani sekarang ini, banyak Tempat Pemungutan Suara (TPS) lokasinya pindah dari lokasi semula karena tempatnya tidak memungkinkan dibangun TPS.

“Masyarakat banyak yang belum tahu TPS pindah kemana , teman teman di KPU harus membaca situasi ini bagaimana mekanismenya agar masyarakat bisa berpartisipasi”, lanjutnya menjelaskan seusai Kegiatan Sosialisasi Peraturan Bawaslu Mengenai Mekanisme Penanganan Pelanggaran Kode Etik Panwaslu Kecamatan / Panwaslu Kelurahan/Desa dan Pengawas TPS,di Hotel Horex Sentani, Senin (8/4/2019)

Dampak lainnya kata Nazarudin kepada wartawan , dengan tidak adanya petugas ditempat tersebut, sosialisasi tidak dilakukan kepada masyarakat tentang tata cara memilih dan kapan pemilu mulai dilaksanakan,akibat lainnya masyarakat juga tidak tahu kalau namanya ada tercantum di Daftar Pemilih Tetap (DPT), efeknya akan terjadi jual beli undangan.

“Kami telah melakukan rapat koordinasi dengan KPU terhadap warga di pengugsian yang punya hak pilih , tindakan seperti apa agar para pengungsi bisa menyalurkan hak pilihnya, namun belum ada jalan keluar, mudah-mudahan 2 hari kedepan sudah ada jalan keluarnya”,ungkapnya.

Dia berharap KPU sebagai penyelenggara harus lebih gencar melakukan sosialisasi, supaya segala persoalan saat pemilihan berlangsung bisa diminimalisir, khususnya juga bagi distrik terjauh di kabupaten jayapura.

“banyak penyelenggara tidak berada di tempat justru mereka kebanyakan malah ada di kota seperti di ravenira, kaureh, airu kondisi ini sangat riskan sekali terjadi sengketa”,pungkasnya.

Sementara itu, Bawaslu kabupaten Jayapura telah melakukan pemetaan dan akan dilakukan simulasi pengawasan yang ketat terhadap daerah yang rawan potensi mobilisasi masa, politik uang (money politic) dan jual beli undangan, dibandingkan daerah lain yang potensi kecurangannya kecil.(fuad/pri).

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s