UNIK, ISTRI PRAJURIT KOREM 172/PWY GUNAKAN PAKAIAN ADAT PAPUA

Ketua Persit Koorcabrem 172/PWY Ny Dewi J Binsar P Sianipar (tengah) bersama pengurus,

Jayapura – Unik. Kata itu tepat yang tepat dalam pelaksanaan HUT ke-73 Persit Kartika Chandra Kirana Koorcabrem 172/PWY di aula makorem Padang Bulan, Distrik Abepura, Kota Jayapura, Papua, pada Jumat pekan lalu.

Para istri prajurit yang tergabung dalam anggota dan pengurus Persit Koorcabrem 172/PWY dan jajarannya menggunakan pernak pernik dan pakaian tradisional ala Papua.

Bahkan ada yang gunakan ikat kepala dari bulu kasuari dan noken sebagai baju dan rok, atau ada yang dipadukan dengan pakaian kebaya yang merupakan pakaian adat nasional yang mengemuka di jaman Ibu Tien Suharto.

Ketua Persit Koorcabrem 172/PWY Ny Dewi J Binsar P Sianipar terkilat menggunakan kebaya warna putih yang dipadukan dengan ikat kepala dari noken berbulu burung.

Sementara Ketua Persit Kodim 1701/Jayapura menggunakan kebaya dari noken dipadukan dengan pernak-pernik hiasan tradisional. Begitu juga sejumlah tamu undangan kaum hawa lainnya yang datang. Mereka menggunakan pakaian adat daerah masing-masing yang dipadukan dengan ciri khas Papua.

“Kami ingin mengenalkan dan melestarikan pakaian adat Papua, apalagi kami ini ada di Kota Jayapura harus menghargai kearifan lokal,” kata Ny Dewi.

Menurut dia, Papua memiliki keindahan alam dan keunikan yang patut diangkat dan diperkenalkan keluar selain informasi atau berita politik yang menghiasi pemberitaan diberbagai media cetak dan sosial.

“Kalau bisa berita dari Papua jangan berita kekerasan, tapi berita tentang keindahan dan keunikan Papua. Tadi saja proses HUT, kami gunakan kearifan lokal yaitu pemotongan ‘kekefi’ kue asal Serui, Kabupaten Kepulauan Yapen,” katanya.

Lebih lanjut Ny Dewi sampaikan dalam menyambut dan merayakan HUT ke-73 Persit, Korem 172/PWY telah melaksanakan sejumlah iven, diantaranya pengobatan massal, lomba rumah sehat dan bayi sehat, pembuatan apotik hidup, pasar murah hingga aksi sosial lainnya.

“Persit Koorcabrem 172/PWY juga memasak untuk 600 paket makanan siap saji selama sepekan sewaktu penanganan banjir bandang di Sentani, Kabupaten Jayapura. Ada juga aksi dari jajaran lainnya di daerah, di kodim-kodim,” katanya.

Sebagai seorang istri prajurit, Ny Dewi mengaku telah banyak belajar dari organisasi Persit untuk mendukung kerja suami dalam melaksanakan tugas.

“Banyak hal yang saya pelajari, mulai dari bagaimana mengurus dapur dan anak-anak. Kita rencanakan jauh hari sebelum melaksanakan suatu agenda. Ini yang saya banyak ketahui dan mendapat hal yang baru dan bermanfaat di Persit Kartika Chandra Kirana,” katanya.

Berkaitan dengan pesan dari Danrem 172/PWY Kolonel Inf J Binsar P Sianipar agar anggota Persit tidak golput dengan mendukung pemerintah agar mendorong masyarakat menyalurkan hak pilih pada pemilu, Ny Dewi katakan bahwa hal itu sama dengan amanat yang dikatakan oleh Ibu Kasad Ny Hetty Andika Perkasa.

“Iya, kami diharapkan tidak golput, bersikap profesional dan mendorong masyarakat gunakan hak pilih sesuai hati nurani,” katanya. (Man)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s