Kepala BI Papua: 11 BPKAD telah terapkan CMS

Dalam rangka upaya mendukung penuh inpres dan surat edaran Mendagri terkait pengembangan eletronifikasi transaksi non tunai, BI Papua terus mendorong pemda untuk meningkatkan transaksi non tunai.

“Elektronifikasi transaksi pemda merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan efisensi dan tranparansi perencanaan ekonomi daerah menjadi lebih akurat. Elektronifikasi transaksi pemda perlu kita dukung bersama karena merupakan kasi pencegahan dan pemberantasan korupsi,” kata Joko Supratikto, Kepala Perwakilan BI Papua beberapa waktu lalu.

Saat ini, kata Joko, tahapan implementasi program elektronifikasi oleh pemda di Papua masih beragam.

“Ada 11 pemda yang telah menerapkan Cash Management System (CMS), yaitu: Provinsi Papua, Kota Jayapura, Kabupaten Keerom, Kab. Lanny Jaya, Kab. Merauke, Kab. Asmat, Kab. Jayapura, Kab. Sarmi, Kab. Mimika, Kab. Paniai dan Kab. Boven Digul,” kata Joko.

“Di sisi penggajian ASN, semua pemda di Provinsi Papua telah melaksanakannya secara non tunai melalui transfer langsung ke rekening tabungan ASN,” lanjutnya

Menurutnya keragaman tahapan elektronifikasi ini dipengaruhi oleh beberapa kendala, antara lain: kebijakan/ regulasi pemda, keterbatasan infrastruktur teknologi, kompetensi SDM dan kondisi geografis.

Ia menambahkan kantor perwakilan BI Papua senantiasa melakukan koordinasi dengan pemda di Provinsi Papua dan Instansi Perbankan yang diharapkan dapat mendukung arah kebijakan pemerintah Republik Indonesiam khususnya untuk mengimplementasikan elektronifikasi seluruh transaksi keuangan di seluruh pemda di Papua. (Yulika)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s