Kembalikan Senyum Kenambai Umbai, Menguras Tenaga Dan Air Mata

Sentani (Sentani News)- Kepala Badan Penanggulangan Bancana Daerah (BPBD) Kabupaten Jayapura Sumartono menceritakan, selama kegiatan operasi penyelamatan dan pemulihan mulai dari masa tanggap darurat sampai masa recorvery banyak ilmu dan pelajaran hidup yang diperoleh.

Lanjutnya menuturkan, bencana banjir bandang yang menerjang sentani pada 16 mei 2019 lalu, dirinya sebagai abdi negara dan pemerintah hadir dengan melakukan tindakan cepat untuk penanganan terhadap korban banjir dan pemulihan kota sentani yang hancur dan porak –poranda.

“Malam kejadian saya langsung diperintah bupati jayapura untuk cepat menangani pembersihan jalan yang tidak bisa dilalui karena tumpukan kayu gelondongan dan banyak material seperti batuan yang menghalangi badan jalan, sehingga akses transportasi lumpuh total. Saya kaget waktu itu ternyata kerusakan sangat parah dan jauh dari bayangan saya,” cerita sumarto kepada awak media, mengulang peristiwa memilukan. Diruang kerjanya, selasa (18/6/2019).

Tidak berhenti sampai disitu, sumartono sangat terkejut dengan respon yang ditunjukkan oleh segenap warga sentani dan seluruh masyarakat kabupaten jayapura, yang tanpa instruksi secara suka rela membantu sesamanya terkena musibah mulai dari evakuasi korban terjebak, menyelamatkan harta benda sampai evakuasi korban tertimbun lumpur dan yang meninggal dunia karena terjepit material.

“tidak ada sekat antar kita sesama waktu itu, tidak ada perbedaan semua menunjukkan rasa persaudaraan yang tidak bisa diungkapkan, kita dari badan penanggulangan bencana daerah yang tiap hari harus terjun langsung ke daerah terdampak, sampai meneteskan air mata karena ikut merasakan derita para korban dan derita warga yang kehilangan keluarganya,” ungkapnya dengan nada sendu.

Pihaknya bersama TNI, Polri, Basarnas, dan seluruh komponen masyarakat dari berbagai organisasi dengan segala daya upaya, terlihat menjadi satu kekuatan yang kokoh hingga tindakan kriminal seperti penjarahan harta benda atau tindakan kriminal lainnya bisa terhindar. situasi tersebut terjadi bukan tanpa alasan, ini berkat bantuan uluran tangan kasih dari masyarakat yang tidak terkena dampak bencana yang secara langsung memberikan bantuan makanan dan pakaian layak pakai ke para korban, baik yang disalurkan secara langsung ke koban terdampak atau di distribusikan ke posko induk pengungsian.

“Tantangan lainnya adalah, kita harus siap bergerak kemana saja ke titik-titik lokasi terkena bencana. Menyeberangi danau menggunakan speed untuk distribusikan bantuan, bersama pihak-pihak lain menyiapkan alat berat untuk pembersihan, harus cepat bangun jembatan darurat supaya bantuan bisa tersalurkan ke lokasi yang sulit terjangkau karena jembatan putus,” terang sumartono.

Peran media dinilainya juga punya peran besar hingga berita bencana banjir bisa tersiar ke semua penjuru dunia, dengungan dari tanah kenambai umbai sontak mendapat perhatian dari seluruh penjuru nusantara. Bantuan datang silih berganti dari pemda kota dan kabupaten lain di indonesia maupun dari pihak swasta, dimana jumlah bantuan untuk donasi bencana mencapai 21 milyar lebih.

“angka fantastis dengan jumlah bantuan yang begitu besar tidak mampu menggantikan luka dalam bagi mereka yang kehilangan sanak saudara, namun paling tidak dapat mengurangi luka akibat bencana , yang mana sebagai manusia tidak pernah berharap bencana itu ada. Kalaupun ada yang kurang cepat di lakukan dari pihak tim tanggap bencana kami minta maaf yang sebesar-besarnya,” tuturnya. Sumartono menambahkan,  saat bertugas di masa tanggap darurat dan masa recovery ini tidak jauh beda akan tetapi lebih mengarah ke perbedaan teknis dan mekanisme penugasan saja. tantangan yang kedua adalah menghadapi masyarakat yg berbeda pemikiran dan beda kearifan lokal antara satu dengan yg lain. Kritikan soal anggapan buruknya kinerja pemerintah soal penanganan bencana maupun penyaluran bantuan bencana. dirinya tidak mempersoalkan hal tersebut, karena setiap krirtikan dianggapnya sebagai bentuk perhatian untuk dirinya dan semua pihak yang terlibat agar kedepannya tetap semangat bekerja sebagai abdi negara dalam membantu sesama.(fuad)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s