MRP Akan Bentuk Tim Gabungan, Untuk Pastikan Nasib Mahasiswa Esodus

Jayapura (Sentani News) – Dalam rangka menindaklanjuti hasil rapat antara Mahasiswa Eksodus dan pihak Pemerintah pada 9 Januari lalu, Majelis Rakyat Papua (MRP) berencana bentuk tim gabungan yang melibatkan unsur Forkopimda.

Ketua MRP, Timotius Murib kepada Sentani News Mengatakan, perencanaan pembentukan tim gabungan itu merupakan hasil rapat pihaknya.

“Kami sebagai lembaga kultur, kami suda gelar rapat dalam rangka berkomunikasi lagi ke pihak-pihak forkopimda lainnya, untuk membentuk tim gabungan dalam rangka memastikan nasib Anak-anak mahasiswa eksodus ini,” ucap Ketua MRP, Timotius Murib kepada Sentani News ketika ditemui di selah-selah kesibukannya, Jum’at (31/1/2020) siang.

Lanjutnya, untuk memastikan nasib mereka maka pihaknya akan mengambil data lengkap terkait berapa jumlah mahasiswa yang sudah kembali ke kota studinya, dan kemudian berapa jumlah mahasiswa yang tidak bisa sekolah lagi.

“Nah, oleh karenanya kita akan berusaha dalam waktu dekat ini tim gabungan sudah terbentuk. Untuk itu kita akan berkoordinasi dengan Bapak Gubernur, DPR, Kapolda, Pangdam, Kejati, Kejari, dan forkopimda yang lainnya. Agar semuanya itu bisa bekerja sama didalam tim gabung, untuk mencari solusi terkait masa depan mahasiswa Eksodus ini,” pungkasnya.

Dirinya mengaku, pada kamis 30 Januari kemarin perwakilan posko umum dan korlap-korlap Kabupaten Kota memintanya mendapingi mereka untuk bertemu dengan Ketua DPRP dan Sekda Provinsi, untuk memastika Tindaklanjut terkait pertemuan dengan Gubernur seperti apa.

“Dalam pertemuan itu Sekda Provinsi Papua menyarankan bahwa kalau Anak-anak mau bertemu dengan Bapak Gubernur berarti sekarang anak-anak tidak lagi ke MRP dan DPR, karena dirinya sedang berupaya menghubungi Bapak Gubernur terkait waktu pertemuan antara Mahasiswa Eksodus dan Bapak Gubernur,” ungkap, Timotius.

Lanjut Timotius, menurut keterangan dari sekda kepada perwakilan posko umum dan korlap bahwa Mahasiswa Eksodus pasti tetap akan bertemu Gubernur, hanya saja kesehatan Bapak Gubernur sedang dalam pemilihan karena sakit, sehinga belum ada jawaban pasti terkait waktu Pertemuan untuk menyampaikan aspirasi.

Mengantisipasi adanya gerakan dari para mahasiswa Eksodus, Ia menghimbau mahasiswa Eksodus tidak muda teprovokasi oleh pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab tetapi harus bisa bersikap tegas untuk memeranginya.

“Saya harap para mahasiswa Eksodus ini tidak muda terprovokasi oleh pihak-pihak yang tidak benar, terkait persoalan yang sedang kita upayakan ini. Oleh karenanya mahasiswa tetap sabar saja tanpa harus membuat gerekan tambahan,” ungkapnya.(tinus/pri)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s