Akibat Cemburu, Pelaku Tega Tebas Tangan Korban Hingga Putus

Sentani (Sentani News) – Tim Cycoop Polres Jayapura berhasil ringkus pelaku penganiayaan berat yang di lakukan oleh pelaku berinisial MT (50) di Kampung Yoboi Distrik Sentani Kota Kabupaten Jayapura pada, Rabu (19/2/2020) malam, pelaku tega potong tangan kiri korban Paulus Nukuboi (58) hingga putus.

Berdasarkan laporan Polisi yang dibuat saksi atau pelapor Max Roberth Tokoro (47) terkait kasus penganiayaan tersebut. Tim Cycoop Polres Jayapura langsung menuju Tempat Kejadian perkara (TKP) untuk mengamankan pelaku.

“Sebelumnya pelaku MT (50) bertengkar dengan istrinya, lalu pelaku keluar dari rumahnya sambil membawa parang dan menuju ke rumahnya saksi atau pelapor, dimana didalam rumah terdapat korban Paulus Nukuboi (58), setelah sampai di depan rumah, pelaku memanggil – manggil korban untuk keluar, saat itu sempat saksi membujuk pelaku agar bicara baik – baik,”jelas Kapolres Jayapura AKBP Victor Dean Mackbon, SH., S.IK., MH., M.Si melalui Kasat Reskrim AKP Henrikus Yossi Hendrata, SH., S.IK saat dikonfirmasi di Sentani, Kamis (20/2/2020) siang.

“Namun pelaku semakin ganas, dan disaat itu korban sempat keluar dengan membawa sebuah kampak dan mengayunkan kampak tersebut kearah pelaku namun berhasil dihindari, setelah itu berbaliklah pelaku mengejar korban sampai masuk ke dalam rumah saksi, pelaku yang mengarahkan tebasannya ke kepala di tangkis korban dengan menggunakan tangan, yang mengakibatkan tangan kirinya putus,”imbuh, Henrikus.

Kata Henrikus, melihat hal tersebut saksi langsung mengevakuasi korban Paulus Nukuboi (58) ke RS. Yowari dan hingga saat ini korban telah dirujuk dan masih dirawat di RSUD Dok 2 Jayapura, dan untuk saat ini masih dalam penyelidikan kenapa kasus ini bisa terjadi, sejauh ini kasus tersebut diduga akibat kecemburuan pelaku terhadap korban, yang mana korban sering menegur istri pelaku saat lewat di depannya.

Dikatakanya, saat hendak ditangkap, pelaku MT (50) dalam kondisi sakit dan sedang berada di rumah salah satu petugas medis di Kampung Yoboi untuk berobat, kemudian tim berhasil melakukan penangkapan, selanjutnya dibawa ke Mapolres Jayapura untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, pelaku telah mengakui perbuatannya.

“Untuk barang bukti yang suda kami tahan yakni parang yang masih dalam pencarian dimana pelaku menyimpannya, pelaku MT (50) kami jerat dengan pasal 351 ayat (2) KUHPidana dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun penjara,”pungkasnya.(tinus/pri)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s