Pansel DPRP Jalur Otsus Diminta Pilih Orang Yang Paham Persoalan Papua

Sentani (Sentani News) – Panitia seleksi (Pansel) empat belas (14) kursi DPRP jalur Otonomi Khusus (Otsus), diminta untuk dapat melakukan tahapan seleksi dengan baik terlebih memilih orang-orang yang benar-benar tahu dan paham tentang persoalan Papua.

Permintaan itu datang dari Welius Yigibalom selaku perwakilan pemuda dan masyarakat Papua, yang di ungkapkannya kapada Sentani News di Sentani, Rabu (19/2/2020) siang.

“Jadi kami minta kepada Pansel untuk harus melihat baik apakah orang yang masuk dalam tahapan seleksi DPRP jalur Otsus itu mampu mengatasi persoalan Papua atau tidak. Karena kita tahu bersama bahwa kondisi di Papua ini semakin lama semakin besar persoalanya, sehinga harapan kami orang yang akan di duduk di 14 kursi ini jangan hanya sembarangan memasukannya, tetapi orang-orang yang ada roh Otsusnya atau orang yang benar ada kemampuan mengatasi luka Papua,” ujar Welius.

Kata Welius, Pansel harus lebih bijak untuk memilih orang-orang yang paham betul persoalan Papua. Karena jika Pansel memilih orang-orang yang benar memahami persoalan Papua, maka Pensel lah yang menentukan titik terang nasib orang Papua.

“14 orang yang akan terpilih nanti, merekalah yang akan menjawab tantangan Papua dan menjawab masa depan generasi muda Papua kedepanya. Sehingga secara tidak langsung penentuan nasib orang Papua ada pada Pansel, jadi jika Pansel salah memilih orang berarti nasib orang Papua kedepan akan buruk. Tetapi jika Pansel bijak memilih orang yang benar-benar paham Persoalan Papua, maka tentunya masa depan Papua akan cerah,” ungkapnya.

Dirinya berharap kepada tim Pansel bahwa jika ada orang-orang yang tahun lalu mencalonkan diri pada pemilihan DPRP melalui jalur Partai Politik, baru kemudian mendaftarkan diri lagi pada jalur Otsus ini, lebih baik tidak boleh menerima mereka.

“Karena sudah sangat jelas sekali bahwa kehadiran mereka untuk mendaftarkan diri melalui jalur Otsus itu hanya untuk kepentingan pribadi atau perut mereka sendiri, jadi lebih baik jangan menerima mereka. Karena selain mereka banyak public figur di Papua yang layak duduk di antara 14 kursi ini,” pungkas welius.(tinus/pri)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s