Bahas Kepengurusan dan Struktur Adat MOI, Bupati Mathius Jamu Sejumlah Tokoh

Sentani (Sentani News)- Membahas mengenai kepengurusan dan struktur dewan adat suku Moi, Bupati Jayapura Mathius awoitauw, SE, MSi., gelar pertemuan terbatas bersama tokoh-tokoh masyarakat dari dewan adat suku Dewan Adat Suku (DAS) Moi, di Kantor Bupati Jayapura, Senin (24/2/2020).

Bupati Jayapura Mathius awoitauw, SE, MS.i.,
mengatakan, rapat itu membahas mengenai kepengurusan dan struktur dari dewan adat suku Moi. salah satu poinnya berkaitan dengan belum adanya Surat Keputusan (SK) Bupati Jayapura terhadap kepengurusan yang baru dipilih berdasarkan hasil musyawarah dewan adat suku Moi.

Kata Bupati Mathius, Dalam rapat tersebut juga ikut dibahas soal pengukuhan dan pelantikan kepengutusan yang baru didalam tubuh lembaga masyarakat Adat (LMA), yang sebenarnya bukan tugas dan tanggung jawab Bupati.

“Karena sejatinya adat itu ada dikampung, sehingga keputusan tertinggi kembali ke adat.
Saya bilang adat itu tidak ada hubungannya dengan Bupati, Jadi kalian punya mekanisme pelantikannya seperti apa, itu kalian putuskan sendiri. Pemerintah hanya hadir untuk menyaksikan saja,” kata Bupati Mathius menjelaskan saat ditanya wartawan usai rapat di Kantor Bupati, Senin (24/2/2020).

Menurutnya, selama ini ada yang salah soal mekanisme yang dilaksanakan sehubungan dengan pembentukan LMA itu. Kata dia, selama ini LMA terkesan dibentuk oleh orang diluar adat, yang seharusnya adat lah yang harus buat segala peraturan dan mekanismenya, dan diputuskan sesuai dengan aturan adat yang berlaku.

“Di mana-mana itu kan LMA itu dibentuk oleh orang lua. Nah itu yang tidak boleh lagi, kita luruskan itu. Karena adat itu ada di kampung-kampung dan di atas itu tidak ada,” jelasnya.

Sehingga menurutnya, dalam pelantikan (dewan adat itu) harus dilakukan menurut adat, bukan oleh pemerintah.

Sehubungan dengan itu, menurut Mathius tugas dari DAS ini sebenarnya untuk mempersiapkan kampung kampung adat. Mereka punya tanggung jawab untuk mendampingi, memperkuat struktur dan tugas-tugas adat.

“Ini harus dibentuk dan kerja mereka Dewan adat suku ini akan berfungsi untuk itu, dan mereka sudah siapkan 9 Kampung Adat. Setelah itu mereka akan tambah lagi,” pungkas, Mathius menambahkan.(fuad/pri)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s