Bupati Mathius Langsung Serahkan Santunan Kepada Ahli Waris Tenaga Honorer

Sentani (Sentani News)- Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw,SE,M.Si., secara langsung berikan santunan kepada ahli waris mendiang Richard Edison Toam,Senin (24/2/2020).yang sehari-harinya semasa hidup almarhum bekerja sebagai pegawai honorer pada Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Yowari,

Santunan yang diserahkan berasal dari BPJS ketenagakerjaan, sebesar Rp.24.000.000,-. apa yang telah diberikan merupakan upaya Pemerintah Kabupaten Jayapura dalam menjamin tenaga honorer untuk mendapatkan proteksi diri.

Dengan mendaftarkan diri sebagai Dengan mendaftar sebagai anggota BPJS Ketenagakerjaan sendirinya akan mendapatkan tiga jenis layanan yaitu JHT (Jaminan Hari Tua), JKK (Jaminan Kecelakaan Kerja) dan JKM (Jaminan Kematian) yang tentunya sangat bermanfaat.

“Saya turut berdukacita yang mendalam meskipun beberapa waktu lalu kita telah sampaikan kepada keluarga, dan hari ini (kemarin) kita telah menyerahkan santunan,”ungkap, Mathius kepada wartawan, usai dirinya menyerahkan santunan.

Mathius menambahkan, pemberian santunan merupakan bentuk apresiasi dan ucapan terimakasih kasih kepada almarhum Richard Edison Toam selama hidupnya telah mengabdikan dirinya membantu Pemerintah bekerja di Rumah Sakit Yowari dalam melayani masyarakat.

“Angka yang diterima tidak seberapa dari hasil kontribusinya dan diterima pemerintah dan masyarakat,”jelasnya.

Disinggung soal tenaga honorer pada lingkup Pemerintah Kabupaten Jayapura yang telah diproteksi oleh BPJS Ketenagakerjaan, Bupati Mathius menjelaskan, meski belum seluruhnya terproteksi BPJS Ketenagakerjaan, namun kini sedang diupayakan secara bertahap semua tenaga honorer dilingkungannya akan dijamin oleh BPJS Ketenagakerjaan.

“Ada beberapa yang sudah selesai, ada juga beberapa yang masih belum, tapi termasuk juga ditengah-tengah masyarakat. Seluruh aparat Kampung juga jabatan Ondoafi, dan ini sedang kita kerjakan semuanya,”paparnya.

Kata Bupati Mathius, jumlah honorer dilingkungan pemerintah kabupaten Jayapura tidak terlalu banyak, karena banyak yang telah dikurangi sesuai instruksi Pemerintah Pusat untuk tidak boleh menerima tenaga honorer tambahan.

“Jadi hanya yang ada saja dan itu juga tidak banyak, tapi mereka semua masuk dalam tenaga kontrak, kalau tenaga kontrak ada sekitar ribuan tenaga kontrak, untuk tenaga kontrak ada yang sudah tercover BPJS ada yang belum, kini sedang dalam proses,”pungkas, Mathius.(fuad/pri)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s