Tingkatkan Keahlian Membatik, Puluhan Pengusaha Batik Ikut Pelatihan

Sentani (Sentani News)- Sebagai upaya meningkatkan kemampuan para pelaku usaha batik, Pemerintah Kabupaten Jayapura berikan pelatihan bagi puluhan pelaku usaha batik se Kabupaten Jayapura, dengan menghadirkan pengajar seni batik dari Jogjakarta.

Pelatihan keterampilan membatik bagi UMKM di Kabupaten Jayapura, rencananya akan berlangsung selama 10 hari dari tanggal 24 Februari – 5 maret 2020, selama 10 hari pelatihan, para peserta akan dibimbing untuk praktek langsung, mulai dari cara mencampur warna yang benar sampai pada proses menggambar pada kain, kegiatan berlangsung di sanggar batik Telaga Ria Kampung Asei Kecil Distrik Sentani Timur. Senin (24/2/2020).

Asisten III Sekda Kabupaten Jayapura, Timothius J. Demetouw mengatakan, membatik bukanlah hal yang mudah, untuk dapat menghasilkan kain batik berkualitas butuh keahlian dan ketekunan, beragam pola dan corak pada kain batik tidak sembarang membuatnya.

“Jadi kiranya ini menjadi kesempatan bagi kita semua khususnya bagi para pelaku usaha membatik, jangan lewatkan kesempatan ini perlu perhatian setiap arahan dari pengajar, mulai dari cara mencampur warna. Jadi harus perhatikan setiap materi yang dikasih dan harus bisa menguasai,” ungkap, Timotius, saat dirinya memberikan sambutan, sekaligus secara langsung membuka kegiatan tersebut.

Ia berpendapat, Kabupaten Jayapura dengan sejuta pesona alamnya kiranya bisa dituangkan menghiasi berbagai kain dengan gambar rupawan yang mampu menarik minat orang. Karena melalui seni membatik kekayaan alam Papua bisa terus dilestarikan dan dapat dibanggakan hingga ke penjuru dunia.

“Ikan asli dari danau sentani bisa dikenalkan dengan membatik, gambar dalam batik akan mengenalkan dunia terhadap sejumlah endemik ikan asli danau Sentani juga yang lainnya, gambar yang diperoleh dari alam kita, bisa kita lekatkan ke baju dengan begitu orang bisa mengenal kita lewat corak batik,”jelas, Timothius.

Sementara itu, Kepala Bidang UKM Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Jayapura, Yuli dalam laporannya menyampaikan, pelatihan bagi pelaku usaha batik agar sejumlah persoalan umum yang sering ditemui bisa diminimalisir, juga dalam rangka memacu pertumbuhan UMKM di bidang kerajinan agar dapat sejajar dengan pelaku ekonomi lain.

“Umumnya kendala yang sering ditemui adalah profesionalme sumberdaya manusia yang relatif masih sangat terbatas yang mengakibatkan kelemahan mendasar yaitu, keterbatasan memanfaatkan teknologi, keterbatasan sumber permodalan, kelemahan dibidang usaha ekonomi mikro kecil dan menengah,”imbuhnya.

Kata Yuli, selain bertujuan meningkatkan kemampuan pelaku usaha dalam mengelola dan mengembangkan usahanya, peserta pelatihan akan diajarkan cara meningkatkan organisasi dengan sistem manajemen pengelolaan usaha yang benar, juga cara-cara meningkatkan jaringan kerjasama antar UMKM,dan meningkatkan sumber pendanaan usaha.

“Tenaga pengajar dari dinas koperasi dan UMKM kabupaten Jayapura, juga dari Jogjakarta. Para peserta akan langsung praktek kerajinan dan keterampilan dalam membatik,”pungkasnya. (Fuad/Pri)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s