Yohanes Minta Perusda Segera Lakukan Perubahan Status ke Perseroda

Sentani (Sentani News)- Perusahaan Daerah (Perusda) Baniyau dinilai belum memberikan manfaat lebih kepada masyarakat, juga belum memberikan manfaat bagi perkembangan perekonomian Daerah, padahal untuk mendorong pembangunan Daerah peran Perusda sangat dibutuhkan.

Disampaikan, Anggota DPRD Kabupaten Jayapura Yohanes Hikoyabi, kepada wartawan, di kantor DPRD Gunung Merah Sentani. Selasa (25/2/2020).

Kata Yohanes, Perusda Baniyau selama ini dalam menjalankan usahanya tiap tahun seluruh atau sebagian besar modalnya telah diberikan oleh Pemerintah Daerah, namun belum memberikan input atau keuntungan langsung kepada masyarakat khususnya masyarakat lokal, karena langsung masuk ke pemerintah daerah sebagai pemasukan daerah.

Selain itu Perusda dianggap masih belum memiliki etos kerja, terlalu birokratis, inefisien, kurang memiliki orientasi pasar, serta ketidakjelasan antara menghasilkan profit.

“Saya kasih contoh seperti Baniyau, seharusnya bukan menjadi badan usaha milik daerah harus rubah ke PT, supaya sinkronisasi kerja di bawah lebih leluasa, perubahan dapat dilakukan dan sesuai PP Nomor 54 Tahun 2017,”jelasnya.

Setelah berubah menjadi PT. Perseroan Daerah (Perseroda) memungkinkan adanya kerja sama dengan pihak swasta dapat dilakukan dan adanya pembelian atau penjualan saham-saham obligasi, Peranan pemerintah Daerah dalam Perseroda tergantung dari besar kecilnya jumlah saham yang dimiliki atau berdasarkan perjanjian tersendiri diantara para pemegang/pemilik saham.

“Contohnya, Perusahaan Daerah Air Minum
(PDAM) di Kabupaten Jayapura yang berstatus perusahaan BUMD, keberadaan PDAM adalah perusahaan milik Pemerintah Kabupaten Jayapura dan juga milik Pemerintah Kota Jayapura, jadi ada kekeliruan disitu,”terang yohanes.

“Nanti disitu baru kita lihat obligasi saham terbesar siapa, apakah Pemda Jayapura atau Kota Jayapura. Kalau Kota Jayapura terbesar kita berikan tanggung jawab ke mereka sebagai pemegang saham terbesar, selama ini kan dua-duanya jalan, terus soal Input pajak tidak ada keuntungan buat kita sama sekali,”cetusnya.

Yohanes menambahkan, dengan mencontoh PDAM Pemerintah Daerah perlu memikirkan soal perubahan status Perusahaan Daerah ke Perseroda, setelah ada payung Hukumnya akan banyak menyerap tenaga kerja dan kemudian diperoleh keuntungan, dalam arti baik pelayanan maupun pembinaan organisasinya dilakukan dengan cara efektif dan efisien serta ekonomis.

“Selama ini kan tidak ada ada hasilnya padahal kita selalu berikan suntikan modal, jadi mau tidak mau Pemerintah Daerah harus merubah status Perusahan Daerah Ke Perseroda,”pungkasnya.(fuad/pri)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s