Bupati Mathius Ingatkan Sejumlah Tokoh Adat

Sentani (Sentani News)- Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, SE, M.Si., mengatakan Pelaksanaan PON XX Tahun 2020 di Papua diyakini berdampak positif bagi masyarakat karena mampu meningkatkan perekonomian masyarakat hingga mempromosikan budaya Papua ke berbagai wilayah di Indonesia hingga mancanegara.

Disampaikan Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, saat lakukan pertemuan singkat dihadapan 22 Ondoafi dan kepala kampung, kesemuanya berasal dari Kampung Puay, Ayapo, Asei Kecil, Asei besar, Nendali, Ifar Besar, Ifar Kecil, Hobong, Putali, Atamali, Yobe, Yahim, Yoboi, Abar, Babrongko, Dondai, Kwadewar, Doyo baru, Doyo lama, Sosiri, Yakonde, dan Sabron. bertempat di Pos Polairud kampung sereh tua, Kamis (27/2/2020).

Sadar akan pentingnya pelaksanaan PON sebagai sarana tepat untuk mempromosikan sejumlah daerah wisata di sentani, maka di Tahun 2020 pelaksanaan Festival Danau Sentani akan diselenggarakan secara bersamaan.

“Pelaksanaan PON dan Festival Danau Sentani akan digelar bersama , jadi saya meminta kepada seluruh tokoh masyarakat secara bersama-sama menyiapkan dan ikut membantu panitia PON, dengan menunjukkan kerajinan asli seperti ukiran, kuliner, kita harus kuasai disitu agar dari sisi ekonomi kita dapat sesuatu,” jelas, Mathius.

Mathius menambahkan, berbagai persiapan dilakukan pemerintah dalam rangka mempersiapkan penyelenggaraan ajang olahraga tingkat nasional tersebut, antara lain dengan membangun infrastruktur megah dan sarana prasarana pendukungnya.

“Kita harus bangga Stadion Papua Bangkit salah satu stadion terbaik di dunia, letaknya ada di Kabupaten Jayapura, pembukaan lahan baru untuk bangun jalan baru sedang dikerjakan, setelah terbangun diperkirakan harga tanah pada kawasan sekitar akan mengalami kenaikkan kedepannya,” ungkapnya.

Katanya, sejumlah titik pada kampung- kampung akan kena dampak dari pembangunan jalan penghubung, secara tidak langsung kampung akan mengalami kemajuan dan perlahan akan berubah menjadi kawasan perkotaan, jadi kiranya masyarakat kampung dapat memanfaatkan perubahan yang terjadi dengan tidak lagi menjual tanah.

“Jadi saya mau kasih tahu dia akan berubah suka atau tidak suka, karena itu kalau bisa tanah jangan di jual, setiap pohon sagu yang ditebang pemerintah akan menghitung untuk dibayarkan kepada yang bersangkutan, namun untuk menjaga kelangsungan keberadaan hutan sagu, Pemerintah akan melakukan penanaman kembali,”papar Mathius, di hadapan sejumlah Ondoafi dan Kepala kampung.

Untuk diketahui, Pemerintah Kabupaten Jayapura terus mengakselerasi berbagai persiapan guna mendukung kelancaran Pekan Olah Raga Nasional (PON) di Papua, salah satunya terus lakukan komunikasi dengan sejumlah tokoh adat. (fuad/pri)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s