682 Gram Ganja Dimusnakan Polres Jayapura

Sentani (Sentani News) – Satuan Narkoba Polres Jayapura memusnakan ganja seberat 682 gram dengan cara dibakar yang berlangsung di halaman Mapolres Jayapura, Kamis (5/3/2020) sore.

682 gram ganja tersebut di peroleh dari dua pelaku yang berinisial FS (24) dan SDOM (23), yang mana kedua pelaku tersebut diamankan di dua lokasi yang berbeda.

Ratusan ganja tersebut dimusnakan langsung oleh WaKapolres Jayapura, Kompol lip Syarif Hidayat yang didampingi pihak Kejaksaan dan Kasat Nakoba Polres Jayapura, Ipda Helmi S. Saputro, S.Tr.K yang di saksikan langsung sejumlah Angota Polres Jayapaura dan sejumlah awak media.

“Jadi untuk tersangka FS (24) ditangkap di bandara udara Sentani dengan barang bukti narkotika sebanyak 30 bungkus ganja seberat 472 gram siap edar, dan dari hasil penyelidikan diketahui bahwa ganja yang suda diamankan ini dibawa dari Papua New Guinea (PNG), yang mana ganja tersebut dibeli dengan harga 4 juta rupi yang direncankan akan dkirim ke Timika untuk diedar disana,” ungkap WaKapolres Jayapura, Kompol lip Syarif Hidayat kepada sejumlah awak media.

Kata Wakapolres, sementara untuk pelaku satunya yang berinisial SDOM (23) diamankan berhasil di amankan pihaknya di jembatan samping Sekolah Adven Doyo saat pelaku tersebut mau menyeludukan ganja kedalam Lapas Doyo Sentani, yang mana barang buktinya sebanyak 15 bungkus ganja.

“Untuk pelaku yang satu ini diamankan saat mau menyeludupkan ganja sipa pakai kedalam Lapas Doyo melalui jaringannya untuk diberikan kepada Narapidana yang suda memesan ganja tersebut, dan untuk saat ini tim kami sedang mancari tahu siapa saja jaringannya dan Narapidana siapa yang memesannya,” ucapnya.

Sementara itu, Pejabat Sementara (PJS) Kasat Narkoba Polres Jayapura, Ipda Helmi S. Saputro, S.Tr.K menjelasakan dari pengakuan pelaku FS (24) ganja tersebut yang ia bawa itu diperoleh temannya Maikel yang merupakan warga negara PNG, yang tempat tinggalnya di Hamadi Kota Jayapura.

” Jadi Pelaku ini menerima ganja dari Maikel pada hari Senin 5 Februari 2020 pagi, dibelakang pasar Hamadi dengan cara dibeli, dengan harga 4 juta rupia sebanyak 30 bungkus siap edar, yang rencananya dikirim ke Timika,” ujarnya.

Sementara untuk pelaku SDOM (23) memperoleh ganja dari temanya yang tempat tingalnya di Polimak Kota Jayapura, yang rencananya mau dibawa untuk para Narapida yang sudah memesannya melui jembatan samping sekolah Adven Doyo.

“Rencanaya pelaku ini mau menyeludupak ganja ke dalam Lapas Doyo sebanyak 15 bungkus. Naman tim kami langsung menggagalkannya di jembatan samping Adven, yang man tim kami melihat gerak gerik pelaku sangat mencurigakan,” katanya.

Lanjutnya, Untuk saat ini timnya sedang melakukan pengembangan terkait dua pelaku kasus Narkotika ini, tentang perolehanya dari siapa dan penerimanya siapa, dan untuk kedua pelaku tersebut dikenakan Pasal 11 dengan ancaman hukumnya 12 tahun penjara.(tinus/pri)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s