Ruko Tiga Lantai di Jalan Sosial Sentani Dieksekusi Pengadilan Jayapura

Sentani (Sentani News)- Pengadilan Negeri Jayapura Kelas I A berhasil melakukan eksekusi pengosongan bangunan rumah dan toko (ruko) lantai III yang berada di mata jalan Sosial Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura, pada Rabu (11/3/2020) yang sebelumnya tiga kali gagal saat hendak laksanakan eksekusi karena adanya perlawanan dari pihak termohon.

“Ini sudah keempat kalinya dan kali ini sudah terlaksana dengan baik karena di bantu aparat yang lebih banyak,” ungkap Frederik Padalingan, juru sita Pengadilan Negeri Jayapura Kelas 1 A .

Frederik menjelaskan, eksekusi yang dilakukan pihaknya adalah hasil lelang dari pihak bank BNI, dikarenakan termohon alami kredit macet yang sebelumnya mengajukan kredit di bank BNI.

“Termohon sebelumnya mengajukan kredit ke pihak Bank namun karena dianggap kredit macet akhirnya tanah dan bangunannya terpaksa harus dilelang setelah di ajukan ke Kantor Palayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Jayapura,”jelasnya

Mendampingi juru sita, Panitera Pengadilan Negeri Jayapura Dahlan, SE, SH., menerangkan eksekusi dilakukan bukan pada hasil keputusan lelang yang berkekuatan hukum tetap tetapi melaksanakan eksekusi berdasarkan hasil lelang, dengan adanya hasil lelang maka proses balik nama atas nama pemenang lelang sudah harus dilakukan.

“sehingga objek ini sudah tidak lagi atas nama termohon lelang tetapi menjadi atas nama pemohon lelang atas nama Aprilia Sugiarto,” imbuhnya.

Namun katanya, sesuai dengan ketentuan undang-undang tentang lelang disebutkan apabila termohon lelang atau yang menguasai objek lelang tidak secara suka rela mengosongkan tempat atau objek hasil lelang, maka pemohon lelang bisa mengajukan permohonan ke pengadilan untuk melakukan pengosongan.

“Atas dasar itulah maka pengadilan melaksanakan pengosongan pada hari ini, yang mana pelaksanaan pengosongan sudah keempat kalinya, kami tidak membongkar hanya mengosongkan saja,”papar Dahlan.

Lanjut Dahlan menyampaikan, saat ini pihak termohon sedang melakukan upaya hukum dengan melakukan gugatan yang prosesnya sedang berjalan, tetapi pada prinsipnya gugatan dan perlawanan itu tidak bisa menghalangi atau menghentikan eksekusi pengosongan dengan ketentuan undang-undangnya seperti itu.

Dikonfirmasi secara terpisah, H. Muksin Arsal selaku pemilik ruko dan sebagai termohon menyatakan kalau dirinya selaku pihak termohon sedang melakukan upaya hukum, karena menurut ia seharusnya saat ini belum waktunya dilakukan eksekusi pengosongan ruko miliknya.

“Kita akan menempuh jalur hukum yang benar, karena pada saat ini belum bisa dieksekusi tapi dipaksakan putusan belum inkrah masih ada banding sampai saya betul-betul dapat keadilan,”tuturnya

Upaya itu dilakukannya karena baginya situasi ini baru pertama kalinya terjadi di NKRI, sudah melakukan eksekusi padahal putusan belum inkrah.”mereka paksakan eksekusi ada apa sebenarnya dari pengadilan, karena saya belum pernah temukan model seperti ini putusan belum inkrah tapi dipaksakan untuk dieksekusi,”keluh Muksin.

Upaya mencari keadilan akan ditempuh dirinya sampai betul-betul ia mendapat keadilan, dan yang kini sedang diupayakan dirinya dengan mengajukan banding.

“Terus persoalan lelang ini banyak keganjilan karena saya sama sekali tidak pernah dilibatkan tidak pernah dipanggil dan tidak pernah ada persetujuan pemilik sampai mereka lelang sendiri, sebenarnya bukan lelang minimal kalau lelang harus ada dua atau sampai tiga orang yang ikut”tambah Muksin.

Keganjilan itulah Muksin menduga ada pengaturan antara pihak BNI dan pembeli sampai ada pelelangan ruko miliknya, apalagi hasil dari lelang dirinya tidak menerima uang sepersenpun.

“Mereka lelang tiga miliar satu juta seratus delapan puluh ribu dan utang saya cuma satu milyar delapan ratus tiga puluh ribu yang saya harus bayar, jadi sisa lebih belum pernah saya dapatkan sampai sekarang, karena sisa itulah makanya saya tuntut sampai sekarang dan tidak mau keluar dari tempat ini,”pungkasnya.

Untuk diketahui, pada kali keempat eksekusi pengosongan ruko yang dilakukan dari pagi hingga sore berjalan lancar berkat bantuan semua pihak baik pemilik ruko yang telah kooperatif saat rukonya dieksekusi, dan atas bantuan pihak Polres Jayapura yang menyiapkan 150 personilnya untuk mengamankan jalannya eksekusi pengosongan ruko.(fuad/pri)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s