Sembilan Utusan Kepala Daerah Bertemu Bahas Percepatan DOB Tabi Saireri

Sentani (Sentani News)- Untuk memantapkan rencana pemekaran daerah otonomi baru Provinsi Tabi Saireri, Sejumlah utusan kepala daerah dari 9 wilayah yang mendiami wilayah Tabi dan Saireri melakukan rapat koordinasi bersama berkaitan dengan rencana pemekaran Daerah Otonomi Baru (DOB) Provinsi Tabi Saireri. bertempat di Suni Garden Lake Sentani, Sabtu (14/3/2020).

Ketua DOB Tabi Saireri yang juga sebagai Bupati Jayapura Mathius awoitauw, SE, M.Si., mengatakan, rapat tersebut dilaksanakan untuk membicarakan dan memantapkan langkah-langka konkrit sehubungan rencana pemekaran daerah otonomi baru Provinsi Tabi Saireri.

“Perkembangan terakhir pemerintah pusat sudah lebih serius untuk adanya DOB, sehingga kita harus merapatkan barisan, komunikasi harus satu, kekompakan. Baik semua unsur yang ada di masyarakat semua harus kompak untuk menyuarakan percepatan DOB ini,” kata Mathius Awoitauw kepada wartawan usai rapat koordinasi itu, Sabtu (14/3/2020).

Katanya, tim kajian yang sudah ada akan mempersiapkan data potensi yang ada di dua wilayah itu, baik potensi sumber daya alam maupun potensi sumber daya manusia. Karena menurutnya kedua potensi itu akan menjadi andalan tolak ukur pembentukan provinsi atau daerah otonomi baru kedepannya.

“Kita punya laut yang menyediakan sumber daya yang luar biasa, pariwisata dan juga beberapa sumber daya alam yang lain,” kata Mathius.

Kemudian ada juga sumber daya alam yang lain baik mineral maupun sumber daya air, ada juga sumber daya energi seperti yang ada di Kabupaten Mamberamo Raya dan juga bahan tambang yang ada di hampir semua kawasan di wilayah Tabi dan Saireri. Itu semua akan dikelola secara maksimal untuk menjadi andalan guna kesejahteraan masyarakat.

Dia mengakui, sejauh ini, potensi potensi yang ada ini belum dikelola secara maksimal. “Ada juga hutan, selama ini belum dikelola secara maksimal. Dengan adanya DOB ini kita akan memaksimalkan potensi potensi yang ada ini untuk kesejahteraan masyarakat” ungkapnya.

Menurutnya, data dan kekuatan potensi ekonomi ini harus dipersiapkan baik. Kemudian selanjutnya perlu menyiapkan regulasi untuk investasi, yang akan dihitung semua untuk memajukan daerah ini, dalam rangka menyejahterakan masyarakat diatas wilayahnya sendiri

“Diatas potensinya sendiri, pertama bagaimana kita menciptakan lapangan pekerjaan. Supaya semua masyarakat, generasi muda ada kepastian untuk lapangan pekerjaan,” ujarnya.

Sementara itu wali kota Jayapura, Benhur Tomi Mano mengatakan, pemerintah pusat harus mempertimbangkan usulan mengenai pemekaran daerah otonomi baru di Papua, salah satunya Tabi Saireri. Menurut Tomi, hanya dengan pendekatan pemekaran wilayah baru akan mensejahterahkan masyarakat Papua.

“Kalau mau Papua dalam NKRI, maka harus ada pemekaran. Supaya ada pemerataan pembangunan di segala bidang untuk tujuan kesejahteraan masyarakat,” ujar walikota Jayapura dua periode itu.

Untuk diketahui, sembilan daerah yang mendukung pembentukan wilayah Tabi Saireri adalah, Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Kabupaten Keerom, Kabupaten Mamberamo Raya, dan Kabupaten Sarmi. Sementara dari wilayah Saireri Kabupaten Biak Numfor, Supiori, Yapen, Waropen.(fuad/pri)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s