Setelah Dilantik, Tugas Berat Menanti Kadisdukcapil yang Baru

Sentani (Sentani News)- Setelah resmi menjabat Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Jayapura, Herald J. Berhitu, S.Pd, M.M., akan dihadapkan sejumlah tugas berat yang telah menanti, karena beberapa bulan belakangan ini pelayanan pada Disdukcapil dibekukan oleh Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri).

Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, SE, M.Si. secara langsung melantik Herald J. Berhitu, sebagai Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), setelah Kemendagri mengeluarkan Surat Keputusan (SK) akan penetapan dirinya sebagai Kadis Disdukcapil.

Herald J. Berhitu, S.Pd, M.M., mengaku dirinya akan memenuhi dan mengikuti apa yang telah diperintahkan Bupati Jayapura kepada dirinya untuk mempercepat layanan kependudukan kepada masyarakat, karena banyak administrasi kependudukan milik masyarakat belum bisa diterbitkan, dan sebagai gantinya cuma diberikan surat keterangan saja.

“Harapan pak Bupati tadi (kemarin) itukan sudah jelas, bahwa pelayanan Adminduknya harus kita percepat dan kita harus bisa mengejar ketertinggalan selama setahun lebih ini,” jelasnya kepada media usai dirinya dilantik, di Ruang VIP Kantor Bupati. Kamis (19/3/2020)

Saat disinggung soal jumlah surat keterangan (suket) yang telah dikeluarkan dan perlu segera diganti dengan dokumen yang asli dan sah. ia menyampaikan ada sekitar 3000 lebih suket, dengan jumlah sebanyak itu dia berharap pelayanan Administrasi Kependudukan (Adminduk) yang terganggu bisa kembali berjalan normal paling lambat satu bulan.

“Ya kita harus tuntaskan semuanya. Jadi satu bulan berjalan ini kita harus tuntaskan, kalau tidak nanti inikan kasihan. Apalagi ada anak-anak kita yang mau masuk (daftar) polisi dan segala macam ini, maka kita harus tuntaskan lebih awal. Paling lambat satu bulan ini pelayanan kita bisa kembali berjalan normal,” ujar Herald.

“Untuk saat ini, pelayanan kita di kantor Disdukcapil ini sementara kita lakukan secara online (daring) dengan menggunakan pesan singkat elektronik (WhattsApp) atau WA. Misalnya, nanti kalau ada yang punya keperluan untuk pembuatan dokumen kependudukan, nomor hp WA nya sudah tersedia di kantor sana. Tinggal kirim lewat pesan WA saja, kita langsung eksekusi. Begitupun kalau sudah selesai dokumen kependudukannya, nanti kita akan konfirmasi balik lagi melalui pesan WA,” tukasnya.(fuad)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s