Gaji Tidak Dibayar Pekerja Hotel Tabita Mengadu ke Disnakertrans

Sentani (Sentani News)- Berbulan-bulan gaji tidak dibayar, Belasan buruh dan karyawan yang bekerja untuk PT. Plaza Crystal Internasional sebagai pemegang proyek pembangunan hotel Tabita Sentani mengadu ke Dinas Tanaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Jayapura. Jumat (10/4/2020)

Mereka mengadu lantaran tidak digaji terhitung dari bulan Januari hingga saat ini, dan mereka mengaku telah terkena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) tanpa alasan jelas.

Mantan Manager Proyek Widi mengatakan, kedatangannya bersama tenaga buruh yang lain tujuannya untuk melaporkan PT Plaza Crystal Internasional selaku kontraktor yang mengerjakan proyek pembangunan gedung hotel Tabita Sentani.

“Kami datang untuk menuntut hak dan gaji kami, saya sebagai mantan proyek manajer disini terhitung tanggal 25 Februari hingga saat ini saya belum menerima hak saya, ditambah lagi dengan anak buah saya yang sekian banyak, dan yang sudah pulang ke jawa sudah beberapa gelombang. Mereka pulang karena sudah stres sekali disini, mereka pulang dari bantuan teman lain untuk beli tiket kapal laut,”imbuhnya.

Widi menambahkan, ada kurang lebih 200 pekerja, baik pekerja lokal dan dari luar yang gajinya belum dibayar. Jumlahnya mencapai ratusan juta rupiah.

“Satu sen pun perusahaan tidak memberikan kontribusinya sebagai perusahaan yang wajib pemulangan kembali, Kemudian termasuk pekerja lokal juga belum dibayarkan yang jumlah keseluruhan kurang lebih 200 orang. jumlahnya bervariasi mulai dari 4 juta sampai 6 juta,”jelasnya

Kata Widi, selain para pekerja dan sejumlah staf belum dibayar, para vendor yang selama ini menyediakan alat berat dan barang material juga kena imbas dari perlakuan perusahaan. Akibatnya kini para vendor enggan untuk menyalurkan barangnya lagi sebelum perusahaan melunasi tunggakan yang angkanya mencapai miliaran rupiah.

Sementara itu, Kepala Disnakertrans Kabupaten Jayapura Esau Awoitauw, SH.,M.Si, menuturkan, pihaknya ditemui karyawan dan para pekerja dari PT Plaza Crystal Internasional agar pihaknya dapat memediasi antara kedua belah pihak lakukan perundingan agar menemukan solusi terbaik, karena selama ini menurut para pekerja pihak perusahaan tidak pernah sekalipun bermusyawarah dengan mereka juga selalu tertutup dan menghindar saat ingin ditemui.

“Kita sudah menghubungi pihak perusahaan untuk datang berunding, cuma mereka masih janji katanya hari selasa besok baru mereka datang berunding. Alasannya pimpinan perusahaan masih di Jakarta jadi akan diwakilkan oleh pengacaranya, masalahnya pimpinan mereka tidak ada disini kalau ada mungkin kita bisa datangi”paparnya.

Menurut Esau, pihak perusahaan saat dihubungi dinilai tidak terbuka dan terkesan terlalu berbelit-belit saat diminta untuk datang. Kalau masih menunjukkan sikap yang sama tindakan tegas akan dilakukan pihaknya.

“Sudah dihubungi mereka putar-putar dan macam menghindar dan kita akan ambil tindakan untuk ambil dia kalau masih sama. Apalagi dari Kementerian sudah disampaikan itu bisa diatur ke dalam baik upahnya, pesangonnya berapa. Atau kalau dirumahkan berapa lama, cuma mereka tidak mau duduk bersama Perusahaan dengan pekerja,”pungkasnya.(fuad/Pri)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s