Wisma Atlet Dimanfaatkan Untuk Penanganan PDP COVID-19

Sentani (Sentani News)- Pemerintah Kabupaten Jayapura melalui gugus tugas penanganan Covid-19 memanfaatkan bangunan Wisma Atlet yang terletak di Doyo Baru Sentani Kabupaten Jayapura untuk penanganan pasien dalam pengawasan (PDP) COVID-19.

Ketua tim gugus tugas percepatan Penanganan dan pencegahan Covid 19 Kabupaten Jayapura yang juga menjabat sebagai bupati Jayapura Matius Awoitauw, SE,M.Si mengatakan, Pemerintah Daerah Kabupaten Jayapura melalui gugus tugas penanganan Covid 19 terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait dengan pemanfaatan bangunan Wisma Atlet yang terletak di Doyo Baru Sentani Kabupaten Jayapura untuk penanganan pasien dalam pengawasan Covid 19.

“Kami sudah turun sosialisasi, kemarin saya sendiri yang turun untuk sosialisasi kepada masyarakat,” kata Mathius Awoitauw kepada wartawan di kantor bupati Jayapura, selasa (28/4/2020).

Mathius menjelaskan kegiatan sosialisasi perlu dilakukan guna memberi pemahaman kepada masyarakat khususnya yang tinggal di sekitar Kompleks bangunan Wisma Atlet itu, agar mereka bisa memahami apa saja dan bagaimana upaya-upaya yang dilakukan oleh pemerintah untuk menekan dan
membatasi penyebaran covid 19.

“Sosialisasi dilakukan dengan menghadirkan semua tokoh masyarakat tokoh adat yang ada di wilayah itu supaya mereka bisa memahami,” kata Mathius.

Selain itu, Kata Mathius pemanfaatan bangunan Wisma Atlet itu sudah mendapat persetujuan dari Kementerian PU PR Republik Indonesia. Saat ini pekerjaannya masih di kebut karena ada beberapa bagian dari bangunan itu yang masih dalam proses finishing. Sehubungan dengan itu, pemerintah juga tetap memilih opsi lain selain Wisma Atlet itu.

Dia mengakui pemerintah tentunya mempunyai keterbatasan keterbatasan dalam menyikapi pandemi covid 19 ini. Untuk itu dia meminta semua masyarakat agar terus mendukung upaya dan kerja pemerintah melalui tim gugus tugas yang sudah dibentuk.

“Masyarakat, RT,RW. Kita menolong orang yang kita tidak tahu siapa. Dan dari keterbatasan itulah kita melihat bagaimana supaya tenaga medis kita ini bekerja maksimal dengan fasilitas yang memadai dan salah satunya adalah tempat untuk mereka bisa bekerja,” ungkapnya.

Terkait dengan rencana pemerintah untuk menggunakan Wisma atlet sebagai tempat perawatan PDP Covid 19 memang mendapat penolakan dari warga setempat. Namun pihaknya berharap melalui sosialisasi yang dilakukan pemerintah saat ini bisa membuka pemahaman masyarakat terkait dengan upaya upaya penanganan Covid 19 ini.

“Kami pastikan bahwa pelayanan dan penanganan Covid 19 ini disesuaikan dengan protokol kesehatan yang sudah dianjurkan,” ujarnya.(fuad)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s