Warga Papua diajak jaga dan dukung kamtibmas

Jayapura – Segenap elemen warga di Tanah Papua diajak untuk ikut menjaga dan mendukung keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang aman dan damai.

Demikian ajakan ini disampaikan oleh tokoh adat atau Ondoafi Skouw Stanis Tanfa Chilong di Kota Jayapura, Kamis, pascakeputusan tujuh terdakwa di PN Balikpapan, Kalimantan Timur, pada Rabu (17/06).

“Usai putusan hukum terkait tujuh mahasiswa/warga Papua di PN Balikpapan, mari kita bersama menjaga kenyamanan dan kerukunan hidup, jaga kamtibmas bersama-sama,” ujarnya.

Menurut dia, keputusan hukum bagi tujuh tersangka asal Papua di PN Balikpapan sudah berjalan dengan baik, apalagi tuntutan hukum dari JPU beda jauh dengan putusan dari hakim, sehingga hal itu patut diapresiasi.

“Saya kira kita semua harus hargai proses hukum dan juga putusannya yang diberikan, tidak perlu lagi gelar aksi yang menentang kebijakan yang sudah sangat berpihak kepada kita, sehingga sudah tentu menjaga dan mendukung kamtibmas yang aman dan nyaman di Papua lebih baik,” katanya.

Karena, selain Polri dan TNI yang mempunyai tugas, pokok dan fungsi untuk menjaga kamtibmas, masyarakat dan elemen pendukung seperti organisasi kemasyarakat (ormas) dan organiasi kepemudaan (OKP) juga mempunyai tanggungjawab untuk mewujudkan kenyamanan dan kedamaian.

“Lingkungan yang aman dan nyaman dambaan kita semua. Sehingga Kamtibmas perlu dijaga bersama, tinggal saling koordinasi dan komunikasi yang lancar,” katanya.

Menyinggung soal, 1 Juli yang juga diperingati sebagai HUT dari kelompok yang berseberangan dengan pemerintah, Stanis meminta bahwa hal itu tidak patut dibesar-besarkan, karena saat ini UU Otsus telah dan sedang berlaku di Tanah Papua, sehingga semua pihak terutama para generasi muda lebih baik mementingkan masa depan.

“Jangan terlalu lama nostalgia dengan kisah lalu, yang belum tentu bisa seperti masa kini. Jika mau dibandingkan dengan tetangga (PNG) kita, hidup di Papua jauh lebih baik, karena kita semua diberikan kesempatan yang sama, sekolah dan bisa kerja dimana saja,” katanya membandingkan.

Stanis mengajak kepada semua pihak untuk bersatu, bersama-sama bangun Papua disemua bidang dari pada ribut dengan kisah lalu dan tidak memikirkan masa depan.

“Anak-anak kita butuh sekolah, butuh kemajuan bukan penderitaan, kita yang orang tua seharusnya mendukung yang baik, bukan sebaliknya. Mari kita semua berkarya dibidang masing-masing, tak perlu saling menjatuhkan karena saat ini pemerintah terus perhatikan Papua,” ajaknya.(Man)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s