Dagangan milik mama-mama Papua dihamburkan depan Kantor Bupati Jayapura

SENTANI – Dagangan atau barang jualan milik mama-mama Papua dihamburkan di depan Kantor Bupati Jayapura, Gunung Merah Sentani, pada Kamis (17/9/2020) dini hari. Selain itu Kantor Bupati juga dipadati oleh sejumlah angkutan umum atau taksi yang memuat barang jualan milik mama-mama Papua.

Demikian hal itu dilakukan oleh mama-mama Papua dikarenakan dampak dari adanya blokade Pasar Pahara Sentani oleh pemilik hak ulayat atas tanah pasar tersebut yang dikabarkan sampai saat ini belum lunas terbayar.

Menurut pengakuan salah satu perwakilan mama-mama Pupua bahwa kedatangan pihaknya terkait barang jualan mereka tidak dapat terjual habis, dikarenakan adanya blokade pasar, sekaligus nada ancaman kekerasan oleh pemilik tanah pasar. Sehingga puluhan mama-mama Papua memilih ke kantor Bupati Jayapura untuk meminta perlindungan dari pihak pemerintah.

“Biasanya itu jualan kami terjual habis pada pagi hari oleh para pemborong. Namun kali ini jualan kami semua satu pun tidak dapat terjual. Karena pasar dipalang oleh pemilik tanah, dengan melakukan acaman kepada kami dengan cara memukul taksi mengunakan benda tajam dan tumpul, sehingga kami binggung mau dikemanakan jualan ini. Makanya kami datangi kantor Bupati untuk meminta pemerintah tanggung jawab hal ini,” kata Mama Linda.

Ia mengaku, pihaknya meminta untuk pemerintah untuk menganti rugi jualan pihaknya yang tidak dapat terjualakan. Karena kendaraan yang digunakan pihaknya itu belum dibayar, dan kemudia ketika mereka pulang harus membawa sesikit uang untuk melengkapi setiap kebutuhan keluarga.

“Oleh sebab itu kami minta pemerintah tanggung jawab jualan kami yang tidak laku ini. Supaya kami pulang kerumah kami tidak dengan tangan kosong, tetapi harus ada barang-barang yang bisa kami belanja untuk kebutuhan keluarga. Karena kalau tidak begitu kami mau makan apa dan barang yang kami butuhkan mau belih pake uang apa,” ungkapnya.

Diakatakanya, pasar merupakan tempat mata pencarian pihaknya untuk melengkapi kebutuhan pihaknya entah itu dari kebutuhan makan, anak sekolah, dan lain sebagainya. Sehingga dirinya berharap pemerintah bisa memahami hal ini dengan baik.

“Kami masyarakat sangat berharap kepada pemerintah bahwa, apa yang kami alami ini, bisa dipahami baik. Oleh sebap itu kami harap pemerintah segerah mengatasi persoalan pasar ini, suapay kami bisa kembali melakukan aktivitas seperti biasa,” harapnya.(tinus)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s