PMI Kabupaten Jayapura Peringati HUT ke-75

SENTANI – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Jaya, memperingati HUT ke-75 yang dilaksanakan di lingkungan Kantor Bupati Jayapura, Gunung merah Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua, Kamis.

Ketua PMI Kabupaten Jayapura, Giri Wijayantoro mengatakan dalam kurun waktu 75 tahun, Palang Merah Indonesia menghadapi banyak sekali tantangan, hambatan. Namun hal itu membuat PMI semakin tegar dan matang dalam menghadapi kejadian bencana, konflik dan persoalan yang melanda masyarakat.

“Saat masyarakat ditimpa kesulitan, PMI bersiaga membantu, itulah motto kita. Di usia menjelang 75 tahun, PMI siap membantu mengatasi kesulitan masyarakat saat dilanda bencana, memastikan ketersediaan darah, hingga menangani pandemi covid-19,” ucap Ketua PMI Kabupaten Jayapura, Giri Wijayantoyo.

Dikatakannya, tantangan pandemi COVID-19 saat ini sangat besar bagi negara ini. Kasus di Kabupaten Jayapura telah menyentuh angka 393 kasus dengan 75 orang masih dirawat serta delapan orang dilaporkan meninggal dunia. Bencana non alam yang melanda dunia saat ini, termasuk Kabupaten Jayapura, memberikan dampak yang sangat luas baik kepada sektor kesehatan, sektor ekonomi dan sektor sosial budaya.

Untuk itu, lanjut Ketua PMI yang juga sebagai Wakil Bupati Jayapura, diperlukan peran serta dari semua komponen di daerah ini untuk bersama-sama mencegah penyebaran yang lebih luas di masyarakat sesuai dengan tugas dan fungsi masing-masing.

“Sehingga menurut saya dalam penanganan pandemi di Kabupaten Jayapura, PMI telah bersama-sama dengan gugus tugas percepatan penanganan COVID-19. Dan sejak awal pandemi, relawan PMI bergabung bersama petugas kesehatan melaksanakan disinfeksi di berbagai tempat serta melakukan edukasi tentang pentingnya mengikuti protokol kesehatan,” ungkapnya.

Kata dia, itulah panggilan tugas yang harus digelorakan dalam hati, baik pengurus PMI dan seluruh relawan PMI yang ada.

“Tentunya kita bertanggungjawab mengajak semua pihak, anak-anak muda sebagai pilar pencegahan COVID-19 di Kabupaten Jayapura secara khusus,” katanya.

Giri menuturkan, usia yang terus bertambah tentunya tidak membuat pergerakan PMI menjadi tidak dinamis. Tantangan ini justru menjadi semangat dan motivator bagi PMI untuk terus menggiatkan tugas-tugas kemanusiaan.

“Jadi perlu diketahui bahwa PMI saat ini tengah mendorong dan meningkatkan keikutsertaan relawan muda untuk berpartisipasi aktif di setiap gerakan kemanusiaan. Oleh sebab itu sejak dini, pemuda harus didorong untuk berperan menjadi agen atau pelopor guna menyebarkan pemahaman kepada sebayanya dan masyarakat mengenai pentingnya gerakan kemanusiaan dalam kehidupan saat ini,” paparnya.

Kata Giri, di usia PMI yang ke-75 tahun, dirinya berharap relawan setia mendermakan tenaga dan pikirannya untuk kemanusiaan, dengan bekerja secara sukarela untuk kemanusiaan, yang mana sesuai tema ulang tahun PMI ke-75 saat ini adalah, Solidaritas Untuk Kemanusiaan.(tinus)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s