Aktivis pemuda : Otsus sangat layak dilanjutkan

JAYAPURA – Aktivis pemuda Amir Mahmud Madubun mengatakan implementasi Otsus sangat layak untuk dilanjutkan, karena banyak perubahan yang terjadi sejak diberlakukan pada 2001.

“Alasannya dengan adanya Otsus ini ada perubahan yang siginifikan dibandingkan dengan sebelumnya yang tidak ada Ostus. Kita punya sejarah soal pembangunan di Papua, hari ini kalau kita lihat dari dana Otsus yang berlaku hampir 20 tahun banyak dirasakan manfaatnya ditengah masyarakat,” katanya di Abepura, Kota Jayapura, Jumat.

Bahkan, kata dia, masyarakat mulai dari pesisir pantai, ngarai, lembah, datarang rendah, dataran tinggi hingga kearah perkampung pedalaman-pedalaman sudah bisa menikmati dana Otsus, hanya saja kurang sosialisasi bahwa yang mereka nikmati itu berasal dari dana Otsus.

“Hari ini terjadi pemekaran kampung, distrik hingga kabupaten itukan bagian dari implementasi Otsus yang seharusnya digaungkan, bahkan masyarakat sudah dibangunkan rumah dari dana Otsus, sudah ada pesawat-pesawat kecil yang ke daerah pedalaman, jika dulu jadwalnya agak lama, kini makin cepat karena banyak penerbangan,” katanya.

Sehingga, implementasi Otsus sangat layak untuk dipertahankan dan tetap dilanjutkan Otsus di tanah Papua. Soal narasi evaluasi oleh para tokoh, Amir menilai hal itu wajar.

“Mungkin ada hal yang belum maksimal atau barangkan selama 20 tahun ini banyak sentra-sentra yang belum disentuh oleh dana Otsus. Atau mungkin anggka penggunaan pembagian misalnya 60:40 hingga 20:80 belum maksimal, maka perlu dievaluasi, saya kira itu perlu,” katanya.

Amir juga menyinggung bahwa transparansi penggunaan dana Otsus di Papua belum maksimal dan itu semua orang sudah tahu.

“Dan penggunaannya juga belum tepat sasaran, kita harus jujur juga soal ini tetapi kemudian kalau ini dikatakan sangat bermanfaat, yah sangat bermanfaat mungkin juga harus evaluasi mulai dari para penyelenggara dana Otsus, akuntabilitasnya dan sasaran penggunaan anggaran kepada masyarakat itu yang lebih penting” katanya

Soal adanya kelompok yang menolak Otsus, Amir menilai bahwa hal itu hal yang wajar dijaman demokrasi. “Jangankan di Papua diseluruh dunia, pasti ada pro dan kontra soal suatu kebijakan, tinggal bagaimana pemerintah menyikapinya,” katanya.(Man)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s