SENTANI – Kebijakan Otonomi Khusus (Otsus) dibidang pendidikan telah membuka peluang belajar lebih luas kepada anak-anak Papua.

Demikian hal ini dikemukakan oleh akademisi dari Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi (STIKOM) Muhammadiyah Jayapura Yasminta Rhidian Wasaraka di Kota Jayapura, Papua, Jumat.

“Kebijakan Otsus telah membuka peluang belajar yang lebih besar kepada anak-anak Papua melalui berbagai program beasiswa mulai dari tingkat dasar maupun tingkat tinggi,” katanya.

Program beasiswa Otsus itu, kata ibunda Rayhan, bukan saja di dalam negeri, bahkan hingga ke luar negeri, anak-anak Papua dibiayai hingga selesai sekolah.

“Program beasiswa itu baik didalam negeri maupun diluar negeri, sarana dan prasarana belajar seperti gedung sekolah juga banyak dibangun di tanah Papua,” katanya.

Namun, kata perempuan yang pernah lakukan penelitian tentang suku Korowai itu, memiliki catatan tersendiri untuk program beasiswa yang dimaksud.

“Akan tetapi sebagai catatan hendaknya, pertama program tersebut bukan hanya menitik beratkan pada mengirim orang belajar, tetapi menjamin dan memastikan orang tersebut harus kembali dan mengabdi ke daerah asalnya,” katanya.

Kedua, kata dia, bukan hanya bangunan fisik yang penting, misalnya gedung sekolah, tapi juga sarana penunjang dan pendukung.

“Seperti tenaga guru, rumah guru, fasilitas komunikasi dan lain-lainnya,” kata penulis buku Perempuan Perkasa itu.(Man)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s