Masyarakat Papua sampaikan aspirasi ke MRP terkait Otsus

SENTANI – Sekelompok masyarakat Papua menyampaikan aspirasi soal dukungan keberlanjutan Otonomi Khusus (Otsus) di halaman Kantor Majelis Rakyat Papua (MRP) di Kotaraja, Distrik Abepura, Kota Jayapura, Senin.

Aspirasi itu disampaikan dalam bentuk aksi demo damai yang digelar secara tertib itu diiringi musik suling tambur oleh masyarakat yang tergabung dalam Lembaga Gerakan Merah Putih di Papua dan Papua Barat Semion bersama lembaga bantuan hukum Forum Pembela Kebenaran (Forpek) Nusantara.

Ketua Lembaga Gerakan Merah Putih di Papua dan Papua Barat Semion Ohee, bersama lembaga bantuan hukum Forum Pembela Kebenaran (Forpek) Nusantara mengatakan ada 16 seruan dalam pemikiran mereka yang melandasi untuk mendukung dan melanjutkan Otsus.

“Diantaranya Otsus tidak gagal, yang gagal adalah penyalahgunaan uang negara untuk berdasi di tanah Papua yang menolak Otsus dengan alasan Papua merdeka untuk menutupi kesalahan mereka dalam menggunakan uang otsus,” katanya.

Para tikus berdasi itu, kata dia, membuat momentum untuk menggagalkan Otsus diisi dengan Papua merdeka.

“Kami juga meminta mengganti anggota MRP yang tidak mendukung Otsus karena mereka tidak menunjukkan sikap NKRI, fungsional MRP di 7 wilayah adat yang masing-masing belum tersirat buat jadi tersurat,” katanya.

MRP seharusnya bisa menjaga hak dan kewajiban masyarakat adat di tujuh wilayah adat, MRP mendaftar pemilik hak dan kewajiban pemilik hak ulayat tanah, hutan, air, ikan ternak di darat maupun burung di udara adalah aset menunjukkan jati diri ada, dan lainnya.

“Karena Otsus adalah berkat dari Tuhan untuk tanah Papua hanya saja ada pemain elit politik yang telah memainkan perannya dan sudah menikmati hasilnya lalu tidak mau bertanggung jawab,” katanya.

Sehingga dengan akan dilakukannya kegiatan rapat dengar pendapat (RDP) di Kabupaten Jayapura masyarakat adat menolak.

“Karena masyarakat di Kabupaten Jayapura dan Tabi pada umumnya mendukung Otsus untuk dilanjutkannya Otsus,” katanya.

Para pendemo yang berjumlah kurang lebih 30 orang itu, juga memainkan musik suling tambur saat menyampaikan aspirasinya.

Mereka diterima dan ditemui oleh tiga anggota MRP yakni Pdt Nikolas Deai MH, Minggus Madai SH ,dan Steady Nef Penggu, ST.h yang mendengarkan langsung seruan yang disampaikan Ketua Lembaga Gerakan Merah Putih di Papua dan Papua Barat Semion Ohee.
Pada momentum itu, Simion Ohee juga menyerahkan surat seruan untuk selanjutnya akan diberikan kepada Ketua MRP.(Man)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s