SENTANI – Tokoh Dewan Adat Suku Sentani (DASS) mendukung keberlangsungan Otonomi Khusus (Otsus) dan menolak rapat dengar pendapat umum (RDPU) oleh Majelis Rakyat Papua (MRP).

Wakil Ketua Dewan Adat II Suku Sentani, Ondofolo Jakob Fiobetauw di Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua, Selasa dengan tegas menolak pelaksanaan RDPU yang akan diselenggarakan oleh MRP.

“Dan kami meminta kepada pemerintah pusat untuk membentuk tim khusus dalam rangka mengaudit dana Otsus 20 tahun lalu agar dapat ketahui oleh masyarakat papua sebagai bentuk pertanggungjawaban para pengguna atau pengelola dana triliunan rupiah itu,” katanya

Kata dia, Rapat Dengar Pendapat Wilayah (RDPW) dan Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) yang dilakukan oleh MRP sangat tidak sesuai dengan undang-undang Otonomi Khusus terutama tugas pokok dan fungsiny.

“Sehingga sebagai Ondofolo yang memegang penuh mandat dari masyarakat adat wilayah tabi sebagai Wakil Ketua Dewan Adat II Suku Sentani, dengan tegas menolak,” katanya.

Jakob Fiobetauw Kembali menegaskan bahwa, masyarakat adat tabi dan termasuk masyarakat suku sentani mendukung pelaksanaan Otsus di Papua, karena banyak perubahan yang terjadi, baik dari infrastruktur dan pengembangan SDM.

“Evaluasi Otsus perlu dilakukan agar kedepanya dapat menyentuh masyarakat namun juga kami meminta kepada pemerintah pusat untuk membentuk tim khusus yang bekerja mengaudit seluruh penggunaan dana otsus yang telah berlangsung selama ini serta menikdak dengan tegas oknum-oknum pengguna anggaran dana otsus yang telah membuat sehingga pelaksanaan otonomi khusus tidak berjalan dengan baik”, katanya.(Man)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s