SENTANI – Kapolres Jayapura AKBP Victor Dean Mackbon, SH., S.IK., MH., M.Si didampingi Kasat Reskrim AKP Sigit Susanto, S.IK mengatakan pelaku pembuang bayi di Doyo Baru yang merupakan ibu korban terancam sembilan tahun penjara.

Demikian hal ini disampaikan oleh mantan Kapolres Mimika itu ketika menggelar jumpa pers kasus pembuangan bayi yang dilakukan ibu kandungnya sendiri, di aula Obhe Reay May Polres Jayapura, Kabupaten Jayapura, Papua, Senin sore.

Menurut dia, kasus pembuangan bayi yang dilaporkan warga Doyo Baru pada 6 November 2020 itu merupakan perbuatan melanggara hukum.

“Pelaku berinisial RF (22) yang tidak lain ibu kandungnya sendiri dan berdasarkan alat bukti dan keterangan saksi, pelaku merupakan warga Doyo baru yang sudah ditetapkan sebagai tersangka atas kasus pembuangan bayi yang ditemukan meninggal dunia di semak-semak daerah Doyo Baru,” jelasnya.

Saat ditemukan di semak-semak bayi tersebut tanpa kepala namun tidak jauh dari TKP awal tim Identifikasi Polres Jayapura berhasil mendapati kepala bayi.

“Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya pelaku RF (22) kami jerat dengan pasal 76 huruf c Jo pasal 80 ayat 3 dan 4 UU 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas UU No.23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak dan juga Subsider pasal 305 KUHP Jo pasal 36 ayat 2 dan Jo pasal 307 dengan ancaman hukuman penjara selama sembilan tahun ditambah sepertiga bagi orang tua yang melakukannya,” katanya.

“Jadi, ada hukuman pemberatan bagi orang tua yang melakukan kepada anak kandungnya sendiri.

Pelaku juga mengaku malu sehingga untuk menutupi aibnya nekat membuang bayi yang dilahirkannya, dengan membuangnya ke semak-semak sekitar 200 meter dari rumah tempat tinggalnya,” lanjutnya.

Lebih lanjut dia kemukakan bahwa setelah dilahirkan, bayi itu dimasukkan kedalam ember kemudian dibawa keluar rumah lalu dibuang.

“Bayi tersebut merupakan hasil hubungan gelapnya dengan seorang laki-laki, yang kami jadikan saksi. Dimana saksi tidak tahu bahwa pelaku dalam keadaan hamil dan pelaku tidak memberitahukannya,” katanya.

“Terungkap juga bahwa bayi tersebut meninggal disebabkan tidak adanya asupan makanan selama tiga hari, itu berarti ketika lahir bayi dalam keadaan hidup,” katanya lagi.(Man)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s