Otsus belum mengakomodir soal peradilan adat

SENTANI – Otonomi Khusus (Otsus) dinilai belum mengakomodir soal peradilan adat sehingga bisa mengatur tata kehidupan masyarakat asli Papua selain menggunakan hukum positif.

Sekretaris Peradilan Dewan Adat Suku Sentani (DASS) Philipus Deda di Kota Jayapura, Sabtu mengatakan seharusnya dalam UU Otsus dan aturan turunannya ada hal yang spesifik soal hukum dan peradilan adat.

“Saya hanya mau bicara soal peradilan adat (suku sentani). Kita semua di Papua hanya bicara Otsus secara umum, tetapi kekhususannya tidak ada. Coba hal ini dipahami dan diakomodir,” katanya.

Menurut dia, pada masa Barnabas Suebu menjadi gubernur kedua kali di Papua telah membuat aturan soal peradilan adat namun hal itu tidak ditindaklanjuti oleh pemerintahan masa kini, sehingga menjadi tanda tanya bagi semua pihak terutama masyarakat adat.

“Khususnya soal peradilan adat nomor 20 tahun 2008 sudah ditiadakan oleh pemerintah daerah, tanpa ada alasan. Kami berulang-ulang sejak 2008 menyurati gubernur tapi tidak ada jawaban,” ungkapnya.

“Yang kita bicara ini, hanya otonomi umum, tapi yang khususnya itu dimana ? Gubernur terkini (Lukas Enembe) tidak mau melaksanakan hal itu. Seperti yang disampaikan oleh sejumlah para tokoh adat, bahwa gubernur ini hanya fokuskan lokasi pembangunan pada daerah tertentu karena ego, sedangkan mereka punya tidak beres dilaksanakan,” lanjutnya dengan tegas.

Untuk itu, Deda berharap para pengambil kebijakan di provinsi paling timur itu bisa memboboti kembali undang-undang Otsus jika dilakukan evaluasi dan revisi, sehingga kata kekhususan itu bisa dipahami.(Man)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s