Kapasitas dan kapabilitas Komjen Pol Boy Rafli Amar dinilai tepat pimpin Polri

SENTANI – Kapasitas dan kapabilitas yang dimiliki oleh sosok Komjen Pol Boy Rafli Amar dinilai sangat layak dan tepat untuk memimpin Polri kedepannya, sebagai pengganti Jenderal Pol Idham Azis yang akan purna bhakti dalam waktu dekat.

Jenderal bintang tiga asal Solok yang memiliki gelar Datuak Rangkayo Basa juga dinilai mempunyai pembawaan yang baik dalam hal komunikasi, karena pernah menjadi Karopenmas Mabes Polri sehingga bisa dipastikan bisa merangkul semua pihak dalam upaya mencegah dan memberantas persoalan Indonesia kedepannya.

Ketua Sinode GKI di tanah Papua Pdt Alberth Yoku, S.Th di Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua, Rabu, ketika diminta tanggapan soal rencana pergantian pucuk pimpinan korps Bhayangkara, langsung menyampaikan hal itu. Bahwa Kepala BNPT Komjen Pol Boy Rafli Amar adalah figur yang tepat dan layak jadi Kapolri.

“Saya kira Pak Boy memiliki kapasitas dan kapabilitas yang sudah sangat teruji. Karena sudah pernah menjadi kapolda di dua polda, yakni di Papua dan Banten,” katanya.

Artinya, kata dia, jenderal bintang tiga itu sudah punya pengalaman memimpin daerah, terutama daerah metropolitan dan daerah yang dikategorikan konflik. Belum lagi, jika dilihat bahwa Boy pernah terlibat langsung dalam meredam aksi radikalisme, menumpas teroris dan cakap dalam bidang kehumasan, sehingga bisa dipastikan bisa merangkul semua elemen komponen bangsa dalam menjaga kamtibmas dan ungkap kasus.

“Maka, saya berpendapat bahwa mantan Kapolda Papua Komjen Pol Boy Rafli Amar layak jadi dipromosikan dan jadi Kapolri. Apalagi sudah banyak job yang didudukinya hingga dipercayakan menjadi kepala BNPT,” katanya.

Menurut Pdt Alberth yang juga ketua FKUB Kabupaten Jayapura itu, di Indonesia persoalan yang sering mengemuka dan jadi perbincangan serta diberitakan adalah soal narkotika dan penyakit masyarakat, radikalisme, terorisme serta separatisme. Sosok Boy Rafli telah melalui sejumlah persoalan tersebut.

“Saya tokoh dari Papua mendukung Pak Boy menjadi Kapolri. Karena figurnya itu, figur pemimpin, kebapakan, familiar dan performance sangat bagus,” katanya.(Man/dsb)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s