Dekai – Tokoh masyarakat (Tomas) Suku Moumuna di Dekai, Kabupaten Yahukimo, Provinsi Papua apresiasi program penerimaan Bintara Polri Noken bersumber dana Otonomi Khusus (Otsus) yang sedang digelar oleh Polda Papua guna memberikan porsi lebih besar kepada putra-putri asli Papua untuk menjadi abdi negara.

Demikian hal ini disampaikan oleh Bises Tari, salah satu tokoh masyarakat suku Moumuna, Kabupaten Yahukimo dihadapan Tim supervisi Polda Papua yang dipimpin oleh AKP Budi Santoso didampingi Kasat Intelkam Polres Yahukimo AKP I Nengah S Gapar di Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua, Selasa (01/06).

“Kami masyarakat Suku Moumuna sangat berterima kasih karena anak kami putra asli Moumuna saat ini mengikuti seleksi Bintara Noken Polri di Polda Papua,” katanya.

Bises mengakui bahwa penerimaan Bintara Noken yang bersumber dana Otsus oleh Polda Papua sangat membantu warga di Yahukimo, sehingga bisa sejalan dengan program pemerintah.

“Kami juga berterima kasih kepada bapak Kapolres bersama kasat Intel Yahukimo yang sudah berusaha membantu anak kami agar bisa menjadi anggota Polri, semoga Tuhan yang akan membalas kebaikan kedua bapak dan berharap juga agar anak kami bisa tembus dan setelah melaksanakan pendidikan bisa kembali bertugas bersama kami di Yahukimo,” sambungnya.

Warga di Yahukimo, kata dia, sangat butuh sentuhan pembangunan, apalagi dengan adanya program Otsus yang khusus dalam penerimaan Bintara Polri telah membuka peluang yang sangat besar bagi anak-anak asli Papua untuk berkarya dan berkarir di Polri.

“Saya dan semua warga asli Momuna menyadari bahwa anak kami dari awal mengikuti tes hingga nanti melaksanakan pendidikan akan dibiayai oleh Dana Otsus dan kami juga bisa merasakan berkat itu, kami menyadari bahwa perlunya adanya bantuan dari pemerintah mungkin lewat Dana Otsus ini,” katanya.

“Sehingga kami sangat berterima kasih kepada pemerintah pusat maupun daerah bahkan kepada pihak kepolisian yang sudah memberikan waktu untuk membantu anak kami tersebut. Kami juga sangat menginginkan kedamaian, kenyamanan serta selalu mengikuti aturan pemerintah baik pusat maupun daerah,” kata Bises.

Pada momentum itu, Bises juga mengaku akan terus mendukung semua program pemerintah agar pembangunan di Yahukimo semakin pesat.

Sementara itu, AKP Budi menegaskan bahwa penerimaan Bintara Noken yang bersumber dana Otsus dengan merekrut putra-putri asli Papua untuk menjadi Polri adalah salah satu kebijakan tingkat pimpinan dalam memajukan SDM Papua.

“Saya telah dengar ada anak dari Yahukimo yang sedang ikuti tes Bintara Noken, saya juga akan membantu walaupun sebatas mengawasi agar anak dari Suku Moumuna ini bisa tembus seleksi dan melakukan pendidikan hingga selesai dan balik bertugas di Polres Yahukimo daerah asalnya,” katanya.

Sedangkan, AKP I Nengah meminta dukungan serta kerja sama para tokoh masyarakat dan seluruh Suku Moumuna untuk bisa mendukung program pemerintah dikarenakan perekrutan Bintara Polisi Noken menggunakan dana Otsus.

“Sehingga perlu kerja samanya untuk selalu mendukung penuh program pemerintah dalam bentuk apapun terlebih khusus dana Otsus ini. Dana Otsus ini sudah di anggarkan tergantung daerah yang mengelola,” kata AKP I Nengah.(Man)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s