Sentani – Warga Distrik Sentani Barat tepatnya Suku Tanah Merah – Moy melakukan aksi blokade jalan selama dua hari, 13 dan 14 Juli 2021 dengan tuntutan meminta kepada Pemerintah Provinsi Papua agar segera memperbaiki ruas Jalan Kemiri-Depapre yang sudah beberapa tahun terakhir rusak berat.

Akibat aksi blokade jalan ini semua aktivitas yang melintas di ruas jalan tersebut lumpuh total.

Selain menuntut agar jalan segera diperbaiki, warga juga melakukan petisi tanda tangan supaya ruas jalan yang menghubungkan ke pelabuhan peti kemas di Depapre segera diperbaiki.

Jika hal ini tidak segera dilakukan, maka warga bersepakat akan terus melakukan aksi tersebut hingga tuntutan dipenuhi.

Anggota DPR Papua yang juga Ketua Komisi IV Bidang Infrastruktur, Herlina Beatrix Monim, SE bersama Kepala Dinas PUPR Provinsi Papua yang diwakili Kepala Bidang Bina Marga, Yafet Haluk hadir ditempat untuk menjawab keluhan aspirasi masyarakat.

Dihadapan warga, Herlina Monim menjawab dan berjanji memperjuangkan aspirasi tersebut supaya ruas Jalan Kemiri-Depapre segera dianggarkan di pembahasan anggaran tahun berikut. Herlina juga ikut menandatangani petisi dengan catatan jalan yang diblokade itu segera dibuka kembali.

“Pemerintah Kabupaten Jayapura sudah menyurati secara resmi ke Gubernur Papua oleh Bupati Jayapura Mathius Awoitauw supaya ruas jalan yang masuk jalan provinsi yakni Kemiri-Depapre untuk segera diperhatikan, dimana jalan ini seperti tol laut. Dan kami sudah memperjuangkan anggaran untuk kesitu,” katanya.

Pada momentum itu, Herlina menjelaskan bahwa APBD tahun ini telah dianggarkan untuk pembangunan sejumlah venue PON yang lebih diutamakan, makanya pembungan lainya ditunda.

Herlina juga menyampaikan bahwa jika perhelatan PON selesai dilaksanakan maka anggaran untuk pembangunan lainnya akan segera dilakukan. “Seperti pembangunan ruas Jalan Kemiri-Depapre yang dianggarkan pada 2022, mengingat jalan itu sangat strategis dan produktif,” kata Herlina.

Sementara itu, Kapolsek Sentani Barat, Iptu Sugarda saat ditempat aksi menghimbau agar masyarakat tetap patuh pada protokol kesehatan dimana saat ini masih mewabah pandemi COVID-19 dan tidak melakukan tindakan aksi anarkis.

“Tentunya, jika himbauan tidak diindahkan maka, kami akan menindak secara tegas sesuai Undang-undang yang berlaku,” katanya.(Golan)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s