Merauke – Steven (17) warga Merauke yang menjadi korban kekerasan dari oknum prajurit TNI AU mereka ikut menyaksikan acara pergantian Komandan Pangkalan Udara (Lanud) dan Komandan Satuan Polisi Militer (Dansatpom) Lanud Meruke, Jumat (30/07).

Steven yang tunawicara itu melalui pentercemahnya mengatakan kalau kondisinya saat ini baik (sehat), dia meminta maaf ke pada seluruh warga negara Indonesia khususnya masyarakat Papua atas kejadian tersebut.

Dia juga  berjanji tidak akan minum minuman keras (mabuk) lagi dan dia mau ingin belajar (sekolah). 

Pergantian dua pejabat teras di lingkungan Lanud Merauke itu dipimpin Panglima Komando Operasi Angkatan Udara III (Pangoopsau III) Marsda TNI Bowo Budiarto, CHRMP berlangsung di Mako Lanud Merauke, Jumat (30/7/2021).

” Serah terima jabatan tersebut merupakan sangsi yang dijatuhkan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto akibat penganiayaan yang dilakukan dua oknum prajurit TNI AU Lanud Merauke terhadap Steven seorang pemuda difabel pada 26 Juni 3021 lalu yang viral di media sosial,” ujar Marsda TNI Bowo Budiarto. 

” Kita konsen atas kejadian ini. pimpinan tidak membiarkan dan langsung dalam waktu satu hari dilakukan pencopotan pimpinan atas tindakan anak buahnya,” tambahnya. 

Jabatan Danlanud Mareuke  diserahkan kepada Kolonel PNB A. Gatot Sunardi dan Dan Pom AU Merauke diserahkan kepada Mayor POM  Fari Slamet Nur Yudha.(Agi)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s