Jayapura – Warga di Kota Jayapura dan sekitarnya apresiasi kehadiran organisasi kepemudaan Pemuda Batak Bersatu (PBB) yang menyatakan komitmennya untuk membangun Papua, salah satunya lewat kegiatan sosial kemasyarakatan menyediakan peti jenazah untuk semua kalangan ditengah pandemi COVID-19.

“Saya kira kehadiran organisasi pemuda PBB sangat baik, karena langsung membantu warga yang butuh peti jenazah disaat COVID-19,” kata Imelda, salah satu mahasiswa di Perumnas III, Kelurahan Yabansai, Distrik Heram, Kota Jayapura, Papua, Kamis (12/08).

Apalagi, kata dia, belakangan ini di Kota Jayapura dan sekitarnya kehabisan stok peti jenazah akibat virus yang mendera sejak tahun lalu itu.

Imelda menilai bahwa kaum muda atau milenial seharusnya lebih tanggap melihat seuatu disekitarnya dan apa yang dilakukan oleh PBB diharapkan bukan saja pada momentum tertentu tapi bisa dilakukan lewat aksi lain yang lebih nyata.

“Sehingga kehadiran PBB benar-benar membantu masyarakat yang ada di Papua, khususnya di Kota Jayapura yang menjadi tempat bagi semua orang untuk berkarya,” kata Imelda.

Sementara itu, Kepala Distrik Heram, Kota Jayapura, Bobby J Awi yang menghadiri peresmian posko PBB mengaku menyambut baik organisasi yang mendukung pemerintah.

Selaku kepala pemerintah setempat, Bobby Awi mengapresiasi dan mendukung aksi sosial yang dilakukan PBB untuk membantu masyarakat. “Tentunya kami apresiasi kegiatan yang positif,” kata Bobby Awi.

Sebagaimana diberitakan, Organisasi PBB Provinsi Papua resmi membuka posko bantuan peti jenazah secara gratis ke semua kalangan baik antar suku, agama, ras dan golongan. Posko ini terletak di Waena, Jalan Raya Abepura Sentani.

Ketua PBB DPD Provinsi Papua, Tulus Sianipar didampingi penasehat J Simanjuntak dan sekretaris Naek Sahala Lumbanraja menyampaikan didepan awak media, salah satu visi dan misi PBB ini adalah kepedulian sosial atau bekerja secara sosial, apalagi disaat situasi pandemi COVID-19 ini sangat serba sulit.

“Ada sebagian kejadian lamanya proses pemakaman diakibatkan susahnya mendapatkan peti jenazah di tempat penjual, maka itu PBB hadir di tengah-tengah masyarakat yang ada wilayah Papua dan bekerja sama para donatur membuka posko pelayanan peti Jenasah secara gratis baik yang mampu maupun tidak mampu,” katanya
 
Lanjut Tulus Sianipar, ada syarat-syarat sederhana yang harus dipenuhi untuk pengambilan peti jenazah untuk keluarga tidak mampu yakni, surat kematian dan surat keterangan tidak mampu dari pemerintah setempat.

“Dan bagi keluarga mampu hanya membawa surat kematian dan surat pernyataan bahwa sulit mendapatkan peti jenazah di tempat penjualan,” ungkapnya.(Golan)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s