Sentani – Tim gabungan Cycloop Polres Jayapura tak butuh waktu lama untuk meringkus para pelaku pengeroyokan yang menyebabkan Korban AY (29) meninggal dunia pada Senin (06/09) malam.

Peristiwa itu terjadi di jalan raya sentani-waena tepatnya di depan rumah makan Yougwa Kampung Asei Kecil, Distrik Sentani Timur Kabupaten Jayapura, Papua.

Kapolres Jayapura AKBP Fredrickus W.A Maclarimboen, S.IK., MH, Menuturkan Tim yang mendapatkan informasi adanya pembunuhan di depan Rumah Makan Yougwa langsung bergerak cepat untuk mengetahui keberadaan pelaku pengeroyokan tersebut.

“Tak butuh waktu lama Tim gabungan Cycloop Polres Jayapura yang dipimpin Kasat Reskrim berhasil menangkap seorang pelaku berinisial HW (24) di Kampung Buton Skyline,” katanya Rabu (08/09).

Kapolres lebih lanjut, Lantaran mencoba kabur saat akan dilakukan pengembangan, pelaku HW (24 ) terpaksa diberikan tindakan tegas terukur untuk dilumpuhkan dengan timah panas di kaki. “Berdasarkan informasi dari pelaku pertama, Tim mendapatkan informasi bahwa pelaku bersama rekannya AA turut serta terlibat melakukan pengeroyokan yang menyebabkan korban meninggal dunia,”ucapnya.

Tim Gabungan Cycloop Polres Jayapura langsung bergerak dan mengamankan terduga pelaku AA di Jalan Sumber Air Entrop, Distrik Jayapura Selatan, Kota Jayapura tanpa adanya perlawanan dari pelaku.

Kapolres menambahkan berdasarkan keterangan pelaku, pada saat kejadian korban bersama saksi yakni pacar korban hendak pulang ke arah Sentani dan pelaku HW (24) mengikuti korban.

Sesampainya di depan Rumah Makan Yougwa pelaku menendang korban sehingga korban terjatuh, “Pada saat korban terjatuh, pelaku mencekik korban dan langsung menikam korban berulangkali dan memotong tangan korban,” tutur Kapolres Jayapura.

Pelaku lainnya AA hanya bertugas mengantar pulang saksi yakni pacar korban pada saat kejadian tersebut. “Untuk motifnya, Pelaku HW (24) ingin balas dendam kepada korban karena dua hari lalu korban bersama rekannya melakukan pemukulan terhadap pelaku,” katanya.

Kini pelaku HW (24) masih sementara dilakukan pengobatan dikarenakan pada saat akan dilakukan penangkapan terhadap pelaku, pelaku coba mengancam petugas sehingga dilakukan tindakan tegas terukur.(dsb/Golan)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s